Pemkab Lebak Salurkan Bansos PKH dan Bantuan Pangan Rastra

Pjs Bupati Lebak Ino S Rawita saat menyerahkan secara simbolis bantuan PKH dan Rastra. (Foto: TitikNOL)
Pjs Bupati Lebak Ino S Rawita saat menyerahkan secara simbolis bantuan PKH dan Rastra. (Foto: TitikNOL)

LEBAK, TitikNOL - Pejabat Sementara (Pjs) Bupati Lebak Ino S Rawita dan forum komunikasi pimpinan daerah (Forkopimda), menghadiri penyaluran bantuan sosial Program Keluarga Harapan (PKH) dan bantuan pangan Rastra dari Kementerian Sosial Republik Indonesia di Pendopo Setda Lebak, Senin (26/2/2018).

Ino menjelaskan, latar belakang PKH digulirkan dalam rangka percepatan penanggulangan kemiskinan sekaligus pengembangan kebijakan di bidang perlindungan sosial dan sejak tahun 2007 Pemerintah Indonesia telah melaksanakan PKH.

"Program serupa telah dilaksanakan dan cukup berhasil di beberapa negara yang dikenal dengan Conditional Cash Transfer (CCT) atau bantuan tunai bersyarat," jelasnya.

Lebih lanjut Ino mengatakan, dengan PKH diharapkan RTSM penerima bantuan memiliki akses yang lebih baik untuk memanfaatkan pelayanan sosial dasar kesehatan, pendidikan, pangan dan gizi termasuk menghilangkan kesenjangan sosial, keterberdayaan dan keterasingan sosial yang selama ini melekat pada diri warga miskin.

"Secara faktual tingkat kemiskinan suatu rumah tangga secara umum terkait dengan tingkat kesehatan dan pendidikan, rendahnya penghasilan keluarga sangat miskin menyebabkan keluarga tersebut tidak mampu memenuhi kebutuhan kesehatan dan pendidikan, untuk tingkat minimal sekalipun," pungkas Ino.

Program PKH Kabupaten Lebak untuk tahun 2018 sebesar Rp90.7 Miliar yang terdiri dari KPM Reguler menjangkau 33.076 KPM, KPM PKH Validasi 2017 sebanyak 13.093, KPM PKH Disabilitas sebanyak 281 Jiwa, KPM PKH Lansia sebanyak 1.473 Jiwa dan bantuan hibah dalam negeri senilai Rp35.570.000,-

Acara penyaluran bantuan sosial PKH dan bantuan pangan Rastra dihadiri juga oleh Pimpinan Cabang Bank BRI Rangkasbitung, Dirjen Perlindungan dan Jaminan Sosial yang diwakili oleh Sekretaris Korpri Kemensos RI Marsali dan Anggota Komisi VIII DPR RI Hj.Tri Murni. (Gun/TN1)

Komentar