SERANG, TitikNOL - Pemerintah Kota Serang menyiapkan rumah singgah untuk warga Kota Serang yang sudah pulang dijemput oleh pemerintah provinsi di Wamena, Papua lantaran kondisi kerusuhan.
Wakil Wali Kota Serang Subadri Ushuludin mengatakan, Pemkot akan bertanggungjawab kepada warga Kota Serang dengan menyiapkan rumah singgah.
"Setelah ada serah terima dari Pemprov, Pemkot sangat bertanggung jawab tentang hidup mereka, ketika mereka membutuhkan rumah singgah dan hal lain lain kami sudah mempersiapkan hal itu," kata Subadri, usai menyambut warga Kota Serang dari Papua, di Pendopo Gubernur Banten, Senin (7/10/2019).
Ia merasa, warga Kota Serang merupakan kewajiban Pemkot untuk menyediakan rumah singgah, terutama bagi yang memang tidak memiliki tempat tinggal.
"Karena kewajiban pemerintah juga agar tidak terlunta-lunta. Nanti teknisnya di Penancangan, Kota Serang ada rumah singgah," ungkapnya.
Warga Kota Serang sendiri ada 11 orang termasuk anak di bawah umur yang dijemput dari Papua. Rata-rata mereka merupakan pedagang remot dan bubur di Papua.
"Jumlah 11 warga itu pun sama anak kecil, satu rumah cukup. Mereka juga kan belum memutuskan ke sana lagi apa tidak, jadi kami urusi dulu lah," lanjutnya.
Adapun sampai kapan tinggal di rumah singgah dan memberikan pekerjaan, Subadri mengaku melihat kondisi ke depannya. Dan keputusan ada ditangan warga tersebut.
"Lihat situasi dulu, banyak kan dari pedagang remot dan bubur ayam, kalau jualan tidak usah ke Wamena di sini saja juga kan bisa," tegasnya. (Gat/TN1)