Pemkot Tangerang Akan Dampingi Daerah yang Adopsi Smart City

Penandatanganan MoU Tangerang Smart City Partnership bersama 17 Pemerintah Kabupaten dan Kota se-Indonesia, di Balaikota Tangerang, Selasa (20/9/2016). (Dok: tangeranghits)Penandatanganan MoU Tangerang Smart City Partnership bersama 17 Pemerintah Kabupaten dan Kota se-Indonesia, di Balaikota Tangerang, Selasa (20/9/2016). (Dok: tangeranghits)

SERANG, TitikNOL - Penandatanganan MoU Tangerang Smart City Partnership bersama 17 Pemerintah Kabupaten dan Kota se-Indonesia, di Balaikota Tangerang, Selasa (20/9/2016), resmi dilakukan. Tujuh belas daerah tersebut, akan mengadopsi konsep smart city yang diterapkan oleh Kota Tangerang melalui aplikasi pelayanan publik berbasis web dan Android.

Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah mengatakan, melalui kerja sama dengan 17 pemerintah daerah tersebut, mereka akan mendapatkan seluruh aplikasi yang digunakan Pemkot Tangerang secara gratis. Aplikasi tersebut dapat digunakan dalam peningkatan pelayanan publik atau memenagement kinerja internal pegawai dilingkungannya masing-masing.

"Kita akan melakukan pendampingan daerah yang mau pakai aplikasi kita dan jika aplikasinya dirasa masih kurang, bisa saling melakukan perbaikan, sehingga bisa update sama-sama," kata Arif.

Saat ini, kata Arif, Pemkot Tangerang memiliki 158 aplikasi. Contohnya aplikasi Tangerang Live yang menggabungkan berbagai aplikasi yang sudah ada seperti Layanan Aspirasi Kotak Saran Anda (LAKSA), Pencaker (Pencari Kerja), daftar harga bahan pokok di pasar dan juga kumpulan berita tentang Kota Tangerang

Baca juga: Gubernur Banten Dorong Pemerintah Gunakan Aplikasi Berbasis Elektronik

Seperti diketahui, Ke 17 daerah tersebut enam diantaranya dari Provinsi Banten seperti Pemerintah Kabupaten Tangerang, Kota Tangsel, Kota Serang, Kota Cilegon, Kabupaten Lebak dan Kabupaten Pandeglang. Selain itu, ada juga Pemkot Makassar, Kota Batam, Kota Banteng, Kabupaten Jepara dan Kabupaten Bangka Selatan. (Meghat/Rif)

Komentar