Pasca Banjir dan Longsor

Pemprov Banten Alokasikan Rp29 M Perbaiki Infrastruktur yang Rusak di Lebak

Foto: IstimewaFoto: Istimewa
SERANG, TitikNOL - Pemprov Banten melalui dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) anggarkan Rp29 miliar untuk perbaikan infrastruktur yang rusak akibat banjir bandang dan longsor di Kabupaten Lebak.

Anggaran tersebut nantinya untuk memperbaiki akses jalan yang rusak, jembatan yang terputus, serta perbaikan lainnya. Pemprov sendiri menargetkan, pembangunan akan dimulai pada April tahun ini.

Sedangkan untuk penanganan sementara, Pemprov Banten mengalokasikan Rp3.5 miliar untuk penanganan darurat.

Sekertaris Dinas PUPR, Robby Cahyadi mengatakan, pembangunan tersebut di antaranya dua jembatan yang berlokasi di Cinyiru dan Ciberang, ruas jalan sepanjang 60 kilometer dan dua gorong-gorong.

"Dua jembatan yang terdampak, Bentang 20 (Cinyiru) sama bentang 60 (Ciberang), yang di Cinyiru yang bentang 20 sudah ditangani jembatan daruratnya, yang di Ciberang bentang 60 sedang proses pemasangan jembatan darurat, ada dua gorong-gorong yang jebol sudah kita tangani darurat, jalan-jalan ambles," kata Roby Cahyadi kepada TitikNOL, ditemui di Pendopo Gubernur, Senin (13/1/2020).

Lanjut Roby, akses jalan sementara yang sudah tangani Pemprov sampai dengan saat ini sudah mencapai Ciberang. Sedangkan untuk permanen, sedang dalam pembahasan namun sudah dianggarkan.

"Untuk permanen, sekarang kan tanggap bencana dulu, nanti ada perencanaan detail dulu sama penganggaran. Sudah berjalan permanen 29 M, Tanggap bencana 3-5 M, target permanen April sudah menjadi pembahasan," tukasnya. (Lib/TN1)

Komentar