SERANG, TitikNOL – Satgas Percepatan Pembangunan Sekolah SMA/SMK meninjau lima sekolah yang masih menumpang di wilayah Kabupaten Lebak.
Kepala BPKAD Provinsi Banten Rina Dwiyanti mengatakan, tim bergerak cepat dalam mendata setelah ada instruksi Gubernur Banten Wahidin Halim agar masalah ini segera selesai. Mengingat, pendidikan merupakan program prioritas dalam masa kepemimpinan Wahidin Halim dan Andika Hazrumy.
Saat melakukan monitoring dan survei lapangan, ada lima sekolah yang masih numpang ini karena tidak memiliki bangunan permanen.
“Tadi tim sudah meninjau ke 5 lokasi di wilayah timur Lebak,†katanya usai melakukan survei, sabtu (17/10/2020).
Ia menerangkan, survei ini dalam rangka melakukan verifikasi lapangan sesuai dengan urgensi, prioritas dan kelayakan. Selanjutnya, sebagai dasar langkah kedepan, pelaksanaan pembangunan sekolah permanen akan dilakukan. Agar, para murid bisa belajar dengan nyaman.
"Tim turun atas instruksi Gubernur Banten begitu ada informasi 15 sekolah setingkat SMA/SMK yang menumpang karena tidak memiliki tanah dan bangunan permanen," terangnya.
Setelah mendatangi kantor cabang dinas di Lebak, kata Rina, tim langsung melakukan pemetaan sekolah yang bisa dijadikan sekolah baru atau induk yang mandiri, sekolah yang bisa digabung dan tetap menjadi fillial.
"Tim bergerak ke lapangan untuk memastikan sekolah yang menumpang dan meninjau calon lahan yang akan digunakan. Setelah itu, tim survei dilakukan untuk segera disusun penganggarannya oleh tim TAPD," jelasnya. (TN1)