Rabu, 21 Januari 2026

Percepat Normalisasi Sungai Pemkot Bongkar Puluhan Bangunan Liar di Kali Kroya

Wali Kota Serang Budi Rustandi saat menunjuk aliran sungai di Kali Kroya.
Wali Kota Serang Budi Rustandi saat menunjuk aliran sungai di Kali Kroya.

SERANG, TitikNOL – Pemerintah Kota Serang mempercepat upaya normalisasi sungai di Wilayah Kota Serang, salah satunya di Kali Kroya dengan melakukan penertiban bangunan liar di wilayah rawan banjir.

Kali Kroya yang berada di kawasan situs Kaibon, Kelurahan Kasunyatan, Kecamatan Kasemen ini sempat merendam ratusan rumah warga sebelumnya.

Wali Kota Serang Budi Rustandi meninjau langsung kegiatan normalisasi sungai sekaligus pembongkaran 41 bangunan liar (bangli) yang berdiri di sepanjang aliran Kali Kroya.

Budi mengatakan penertiban ini dilakukan untuk mengembalikan fungsi sungai dan menjaga kawasan situs purbakala. Setelah proses normalisasi dan penertiban selesai, aliran sungai akan kembali berfungsi sebagaimana mestinya.

“Usai normalisasi dan penertiban bangli, kita akan melakukan pengerukan tanah di atas kali. Tujuannya agar situs purbakala dapat terlihat kembali dan aliran sungai berfungsi normal,” kata Budi, Selasa 20 Januari 2026.

Menurut Budi, seluruh bangunan liar yang dibongkar berada di kawasan situs purbakala. Pemkot Serang menegaskan tidak akan mentolerir keberadaan bangunan yang melanggar aturan dan merusak kawasan bersejarah.

Adapun soal warga yang mengklaim memiliki Akta Jual Beli (AJB) atas tanah lokasi bangunan liar, Budi mengaku akan melakukan pendampingan serta pengecekan keabsahan dokumen tersebut melalui camat setempat.

“Kalau nantinya menyalahi prosedur dan tidak sah, maka tanah tersebut akan dikembalikan ke Pemkot Serang,” tegasnya.

Budi mengatakan, normalisasi sungai dan penertiban bangunan liar ini merupakan bagian dari langkah strategis Pemkot Serang dalam mencegah banjir yang kerap melanda wilayah tersebut.

“Ini adalah upaya kami untuk menyelamatkan ribuan warga yang sebelumnya terdampak luapan air sungai. Penertiban hari ini dilakukan agar ke depan mereka tidak terdampak kembali,” pungkasnya.

Komentar