Program Quality Time Bisa Cegah Anak Terhindar dari Kekerasan Seksual

Ketua P2TP2A Provinsi Banten, Adde Rosi Khoerunnisa. (Dok:net)Ketua P2TP2A Provinsi Banten, Adde Rosi Khoerunnisa. (Dok:net)

SERANG, TitikNOL - Maraknya kasus kekerasan seksual, membuat Ketua Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Provinsi Banten, Adde Rosi angkat bicara.

Adde Rosi mengatakan, dirinya sangat prihatin. Terutama salah satunya kasus pembunuhan dan pemerkosaan Eno Farihah yang tewas mengenaskan.

"Itu perbuatan yang terkutuk dan tidak dimaafkan dan saya harap penegak hukum bisa menghukum seberat beratnya, agar bisa ada efek jera," kata Adde Rosi, kepada wartawan, Rabu (25/5/2016).

Ia pun menjelaskan, untuk mengantisipasi kekerasan seksual terjadi kepada anak, peran orang tua sangat penting dan berpengaruh terhadap anak. Maka dari itu, orang tua sangat penting mengikuti program Quality Time untuk anak.

"Peran orang tua kepada anak sangat penting. Makanya saya sangat setuju dengan program program quality time, dimana 50 menit untuk anak setiap harinya," ungkapnya.

Quality Time inipun dinilai berguna untuk orang tua, karena dalam sehari harus ada waktu khusus untuk berinteraksi satu sama lain. Tak hanya itu, hal tersebut juga bisa mendidik anak dengan cara berbincang.

"Dengan demikian, anak bisa terkontrol dan bisa terpantau," ucapnya. (Meghat/red)

Komentar