PT Krakatau Posco dan Pemkot Cilegon Berpartisipasi di Acara Indonesia City Expo 2016

Stand Pameran PT Krakatau Posco dan Pemerintah Kota Cilegon di Jambi. (Foto: TitikNOL)
Stand Pameran PT Krakatau Posco dan Pemerintah Kota Cilegon di Jambi. (Foto: TitikNOL)

CILEGON, TitikNOL – Pemkot Cilegon dan PT Karatau Posco (PTKP), berpartisipasi dalam kegiatan Indonesia City Expo ke-14 tahun 2016, yang diselenggarakan oleh Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (Apeksi) di GOR Kota Baru, Kota Jambi, Provinsi Jambi.

Acara yang bertema "Potensi Otonomi Daerah dalam Masyarakat Ekonomi ASEAN" itu akan dilaksanakan pada 27-31 Juli 2016, bertepatan dengan dilaksanakannya Musyawarah nasional  (Munas) Apeksi.

Dalam acara yang diikuti oleh 57 kota dengan total 84 anjungan itu, nantinya akan menjadi ajang promosi kota-kota di Indonesia, mulai dari keunggulan dan potensi perdagangan, investasi, industri, pariwisata dan pembangunan.

Dikatakan General Manager Departemen General Affairs PT Krakatau Posco Dewi Handayani dalam rilisnya, bahwa kegiatan itu dijadikan ajang oleh pihaknya dalam mempromosikan produk baja di PTKP.

Selain mempromosikan produk baja olahan PTKP, pihaknya juga berpartisipasi dalam kegiatan pawai budaya bersama rombongan Pemkot Cilegon. Apwai budaya itu lanjut Dewi untuk mendukung citra Kota Cilegon sebagai Kota Baja.

"Sebagai salah satu industri strategis di Kota Cilegon, pabrik baja terpadu PT Krakatau Posco hadir dalam anjungan Kota Cilegon, untuk mempromosikan produk-produk baja plat, slab dan pig iron berkualitas terbaik, untuk mendukung program dan proyek pembangunan infrastruktur maupun industri yang digulirkan pemerintah kota di Indonesia,” ujar Dewi dalam rilisnya.

“Komitmen PT Krakatau Posco untuk dapat memenuhi kebutuhan baja nasional dan berkontribusi dalam perekonomian nasional, dengan menghadirkan produk baja yang kompetitif untuk kebanggaan Indonesia. Pride for Indonesia,” lanjutnya.

Dewi pun meyakini, kegiatan Indonesia City Expo 2016 dapat menjadi gerbang pertumbuhan ekonomi bagi pemerintah kota di Indonesia, untuk dapat unggul dalam dinamika ekonomi global di tengah era persaingan MEA. (Ardi/red)

Komentar