Rano Karno Sampaikan Duka Mendalam untuk Korban Tanah Longsor dan Gempa Aceh

Calon Gubernur Banten petahana Rano Karno. (Dok: Detik)
Calon Gubernur Banten petahana Rano Karno. (Dok: Detik)

SERANG, TitikNOL – Calon Gubernur Banten petahana Rano Karno, menyampaikan duka mendalam atas bencana longsor di Desa Citorek, Cibeber, Kabupaten Lebak, yang terjadi pada Selasa (6/12/2016) dan Kabupaten Pidi Jaya, Aceh, yang terjadi pada Rabu (7/12/2016).

"Dalam dua hari terakhir ini kita berduka. Di Citorek saudara kita telah terkena musibah. Kita semua turut merasakan kesedihan yang mendalam atas musibah yang menimpa saudara-saudara kita," kata Rano di Kota Serang, Rabu (7/12/2016).

Tidak hanya berduka untuk Banten, Rano pun turut bersedih atas peristiwa bencana longsor dan gempa 6,4 SR di Kabupaten Pidie Jaya, Aceh. Rano menyebut jika musibah itu adalah duka bersama.

''Ini adalah duka bagi kita semua, di Lebak dan di Aceh. Saya menghimbau dan mengajak, terutama diri saya sendiri dan kita semua agar bahu-membahu untuk membantu saudara-saudara kita di sana. Kesedihan mereka adalah kesedihan kita semua," ungkapnya.

Rano pun mengajak kepada seluruh masyrakat untuk tidak diam dan mengedepankan jiwa sosialnya dengan menyisihkan bantuan untuk para korban.

"Kita tak boleh diam dan terpaku menghadapi keadaan ini. Mari sisihkan sebagian dari yang kita miliki untuk meringankan beban mereka. Mari kita tengadahkan tangan seraya mengirimkan doa ke tepi langit untuk Saudara-saudara kita yang tengah diterpa cobaan. Kita doakan semoga para korban dikaruniakan akhir yang baik dan dimasukkan dalam golongan para syuhada. Dan pada keluarga yang ditinggalkan semoga Allah limpahkan kesabaran dan kelapangan hati untuk senantiasa ikhlas dan bertawakal kepada Allah SWT," paparnya.

Seperti diketahui, sebelas penambang ilegal di Desa Citorek, Kecamatan Cibeber, Kabupaten Lebak, tewas terkena longsoran tanah. Bencana pun terjadi hari ini di Kabupaten Pidi, Provinsi Aceh. (Gat/red)

Komentar