Rapat Pembentukan Fraksi DPRD Cilegon, PKB Gabung Ke Nasdem, Demokrat Gabung Ke PPP

Rapat pembentukan fraksi di ruangan Ketua DPRD Kota Cilegon sementara , Endang Efendi. (Foto: TitikNOL)Rapat pembentukan fraksi di ruangan Ketua DPRD Kota Cilegon sementara , Endang Efendi. (Foto: TitikNOL)

CILEGON, TitikNOL - Empat partai politik peserta Pemilu 2019 yakni PKB, Demokrat, Nasdem dan PPP tidak bisa membentuk fraksi sendiri di DPRD Kota Cilegon.

Perlu diketahui, PKB saat ini hanya memiliki satu kursi di DPRD Kota Cilegon, Demokrat dua kursi, PPP dua kursi dan Nasdem tiga kursi.

Dengan perolehan kursi tersebut, empat partai ini tidak bisa membentuk fraksi sendiri dan mau tidak mau harus bergabung.

Untuk PKB yang hanya satu kursi, sudah dipastikan bergabung dengan Nasdem yang memiliki tiga kursi. Sementara Demokrat dan PPP yang sama-sama memiliki dua kursi juga membentuk fraksi bersama.

"Fraksi gabungan antara PKB dan Nasdem sudah diusulkan dalam rapat tadi, nama fraksinya adalah Nasdem - PKB. Begitu pun juga dengan PPP dan Demokrat, nama fraksinya adalah Pembangunan Demokrat," kata Ketua DPRD Kota Cilegon sementara Endang Effendi, usai menggelar rapat pembentukan komposisi pembentukan fraksi, Senin (9/9/2019).

Dengan adanya fraksi gabungan itu lanjut Endang, jumlah fraksi di DPRD Kota Cilegon semuanya ada delapan fraksi.

"Total semuanya ada delapan fraksi yakni fraksi Golkar, Gerindra, PKS, PAN, Berkarya, PDIP, Nasdem-PKB dan Pembangunan Demokrat," jelasnya.

Endang mengatakan, berdasarkan hasil rapat pimpinan sementara dengan utusan fraksi, muncul kesepakatan bahwa penyerahan komposisi pimpinan fraksi paling lambat Selasa (10/9/2019 ) besok.

"Alhamdulillah rapim dengan utusan fraksi tadi sepakat paling lambat besok menyerahkan komposisi pimpinan fraksi. Sehingga hari Rabu kita langsung memparipurnakan pengumuman pembentukan fraksi," ujarnya.

"Dan setelah paripurna pengumuman pembentukan fraksi-fraksi di DPRD, kita akan langsung rapat pimpinan sementara dengan pimpinan fraksi agar memasukan nama-anam anggotanya untuk di pansus tata tertib," turur dia. (Ardi/TN1).

Komentar