Jum`at, 4 April 2025

Ratusan Pegawai Pemprov Banten Dilantik, Belasan Jabatan Masih Kosong

Kepala BKD Provinsi Banten Komarudin. (Foto: TitikNOL)
Kepala BKD Provinsi Banten Komarudin. (Foto: TitikNOL)

SERANG, TitikNOL - Persoalan reformasi birokrasi dalam tubuh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten belum rampung terselesaikan. Terdapat belasan jabatan yang masih kosong atau tidak terisi. Padahal, Wahidin Halim dan Andika Hazrumy sudah tiga tahun memimpin Banten.

Mengawali tahun 2021, Gubernur Banten telah melantik 316 pejabat eselon III dan eselon IV guna memperbaiki kinerja Organisasi Perangkat Daerah (OPD) agar tercapai target RPJMD.

Pengisian jabatan terdiri dari promosi dan mutasi telah dilakukan sesuai prosedur, dengan mempertimbangkan aspek kompetensi dalam hal pengalaman, pendidikan, pelatihan serta kinerja. Jumlah yang mutasi sebanyak 181 orang dan yang promosi 135 orang.

"Telah dilakukan pengisian dan mutasi jabatan struktural eselon lll dan IV di lingkungan Pemprov Banten. Sekaligus dilakukan pengukuhan bagi mereka yang struktur organisasinya mengalami perubahan. Jumlah pejabat yang dilantik dan dikukuhkan sebanyak 316 orang. Terdiri dari esselon lll sebanyak 89 orang dan esselon IV sebanyak 227 orang," kata Kepala BKD Provinsi Banten Komarudin, Kamis (7/1/2020).

Baca juga: Gubernur Banten Lantik 316 Pegawai di Lingkungan Pemprov

Komarudin menuturkan, hingga saat ini terdapat belasan jabatan yang masih kosong. Jumlah itu akan dinamis, mengalami penambahan. Mengingat, pada bulan depan bakal ada ASN yang pensiun.

"Masih ada (jabatan yang kosong), itu dinamis. Untuk saat ini belum banyak, tapi mulai bulan depan ada yang pensiun, yang pindah, setiap bulan pasti berkembang. Angkanya belasan," tuturnya.

Ia menyebutkan, setiap pengisian jabatan selalu dilakukan secara selektif. Dasar penilaian terdiri dari komponen pertimbangan urut kepangkatan, assesment, kinerja dan prilaku masing-masing ASN.

"Artinya kami tetap selektif. Saya juga ada pertanyaan, kok selama ini ada sisa yang begitu banyak. Mudah-mudahan mulai hari ini arah kita, sesuai arahan pak gubernur, bahwa yang mereka sudah bekerja baik, lama, golongannya sudah senior itu yang kami prioritaskan. Kalau ada yang belum, disesuaikan kompetensi," jelasnya. (Son/TN1)

Komentar