RSUD Banten dan RSUD Malingping akan Rekrut Pegawai Baru

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Banten Ati Pramudji Hastuti. (Foto: TitikNOL)Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Banten Ati Pramudji Hastuti. (Foto: TitikNOL)
SERANG, TitikNOL – Pemprov Banten akan segera membuka rekrutmen tenaga kerja baru di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) milik Pemprov seperti di RSUD Banten dan RSUD Malingping.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Banten Ati Pramudji Hastuti mengatakan, pembukaan rekrutmen tenaga kerja baru tesebut diperkirakan akan dilaksanakan akhir Januari sampai dengan Februari.

“Nanti kita lihat di bulan apa, antara Januari dan Februari, apakah Januari akhir atau Februari awal. Sekarang sedang dicari dulu pihak sewakelolanya,” kata Ati Pramudji Hastuti kepada awak media, Senin (13/1/2020).

Ati juga mengatakan, Kebutuhan tanaga kesehatan di RSUD Malingping mencapai 135 beserta dokter spesialis. Sedangkan untuk RSUD Banten sebanyak 188 orang. Kebutuhan tenaga kerja baru kata Ati, karena ada penambahan ruangan di dua rumah sakit milik Pemerintah Provinsi Banten.

Dirinya juga mengatakan, RSUD Banten akan dijadikan rumah sakit rujukan regional di Provinsi Banten, dengan menyiapkan beberapa kebutuhan penunjang seperti penambahan ruangan rawat inap, Intensive Care Unit (ICU) dan lainnya.

“Kita kan 2020 mau jadiakan RSUD Banten menjadi rumah sakit rujukan regional. Tapi sebelum itu kita persiapkan, pertama ruang ICU tadinya hanya 6 tempat tidur kita akan jadikan 20 tempat tidur. Tapi itu rencananya di bulan April karena di awal-awal ini kita akan melaukan renovasi sedikit. Kemudain ditambah instalasi bedah sentral yang kita akan tambah menjadi 8 ruangan instalasi bedah sentral, terus rawat inap kita tambah yang tadinya hanya 60 kapasitas kita tambah lagi 100, jadi kita persiapkan dan juga SDMnya kita persiapkan semuanya,” ungkapnya.

Sedangkan untuk rumah sakit umum daerah (RSUD) Malingping, Lanjut Ati, akan bertambah ruang poli yang sebelumnya menyatu dengan rawat inap.

“RSUD Malingping kita akan pertambah dan ruang poli sudah jadi yang tadinya bersatu dengan rawat inap sekarang bepisah. Otomatis kamar rawat inapnya akan bertambah, karena sudah ruang polinya berpindah ke ruangan baru dan ini kita akan juga bertambah SDMnya,” ujarnya.

Dirinya juga berharap, Rumah sakit milik Pemerintah Provinsi Banten memberikan pelayanan yang optimal kepada masyarakat, yang sebelumnya mendapatkan berbagai keluhan.

“Harapanya memberikan pelayanan kesehatan yang berkualitas kepada masyarakat. Otomatis yang selama ini ribut kurang tempat tidur, ditolak karena tempat tidur penuh, dengan adanya penambahan jumlah tempat tidur dan ICU, karena ICU juga di komplen,” harapnya. (Lib/TN1)

Komentar