Safari Ramadan ke Polda Banten, Wakapolri: Tinggalkan Perbedaan Pemilu, Pupuk Persatuan

Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto dan Wakapolri Komisaris Jendral Polisi (Komjen Pol) Ari Dono Sukmanto, berfoto bersama. (Foto: TitikNOL)Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto dan Wakapolri Komisaris Jendral Polisi (Komjen Pol) Ari Dono Sukmanto, berfoto bersama. (Foto: TitikNOL)

SERANG, TitikNOL - Memasuki bulan suci ramadan, Panglima Tentara Nasional Indonesia (TNI) Marsekal TNI Hadi Tjahjanto dan Wakil Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Wakapolri) Komisaris Jendral Polisi (Komjen Pol) Ari Dono Sukmanto, sambangi Polda Banten.

Sebelum memasuki tempat acara, Panglima TNI dan Wakapolri dikalungi sorban berwarna putih oleh Abuya Muhtadi dan Ketua Majelis Ulama Banten (MUI) Banten HM Romli, sebagi simbol kehangatan yang bernuansa keagamaan.

Dalam sambutannya, Wakapolri Komjen Pol Ari Dono Sukmanto mengatakan, kesatuan dan persatuan merupakan elemen penting dalam kehidupan bernegara. Perbedaan antara suku yang tidak dimiliki oleh negara lain, merupakan keanekaragaman yang paling penting.

Sehingga ia menilai, perbedaan pilihan dalam Pemilu harus disikapi secara dewasa guna menjaga keutuhan bernegara.

"Pasca pemungutan suara di pemilu ada riak-riak, mungkin ada perbedaan pilihan, mari kita tinggalkan dan bersama lagi untuk memupuk kesatuan dan persatuan lagi," kata Wakapolri Ari Dono dalam sambutannya di halaman Polda Banten, Sabtu (18/5/2019).

Maka lanjutnya, TNI dan Polri sebagai pilar utama dalam menjaga keutuhan persatuan negara harus tetap solid dalam mengawal keutuhan Bangsa dan Negara.

"Meningkatkan solidaritas dan sinergitas, terlebih ke depan ada tugas lagi ke depan menyelesaikan pengamanan penghitungan surat suara, operasi ketupat operasi hari raya salah satunya Banten. Kemudian kita juga akan menghadapi pelantikan presiden dan terakhir operasi lilin, maka kesatuan kita harus jaga terus," tegasnya.

Sementara itu, Kapolda Banten Irjen Pol Tomsi Tohir, mengklaim bahwa kondisi Wilayah Banten masih tertib dan aman.

"Kondisi di wilayah polda Banten yang dibantu oleh seluruh elemen yang ada, alhamdulillah masih tertib dan terkendali dan mudah-mudahan selamanya seperti itu," paparnya.

Ia berharap, masyarakat Indonesia terlebih khusus di Banten lebih arif, lebih bijaksana melihat perkembangan situasi dan yang paling penting mampu memahami prosedur hukum yang berlaku.

"Semoga Indonesia tetap aman, damai dan makmur serta dipenuhi berkah dan ampunan dari yang maha kuasa," tegasnya. (Gat/TN1)

Komentar