Sidak Gudang Bulog, DPRD Lebak Temukan Beras Susut

Sejumlah anggota DPRD Kabupaten Lebak saat melakukan inspeksi dadakan ke gudang beras Bulog SUb Divre Lebak - Pandeglang di Kecamatan Warunggunung. (Foto:TitikNOL)
Sejumlah anggota DPRD Kabupaten Lebak saat melakukan inspeksi dadakan ke gudang beras Bulog SUb Divre Lebak - Pandeglang di Kecamatan Warunggunung. (Foto:TitikNOL)

LEBAK, TitikNOL - Sejumlah anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Lebak, melakukan inspeksi mendadak ke gudang beras Bulog Sub Divre Lebak - Pandeglang, di jalan Pandeglang - Warunggunung KM 7.

Dalam sidak yang dipimpin langsung oleh Ketua Komisi III DPRD Lebak, Emuy Mulyanah, Dewan menemukan adanya beras Bulog susut.

"Berdasarkan aduan warga kepada kami, ada dua pokok permasalahan yakni soal penyusutan volume beras dan soal kualitas. Maka kita kroscek, terlepas apakah hal itu ada unsur kesengajaan atau tidak. Faktanya kita menemukan penyusutan takaran beras," ujar Acep Dimyati, anggota komisi III DPRD Lebak, kepada awak media di kantor Bulog Sub Divre Lebak - Pandeglang, Jum'at (20/5/2016).

Menurutnya, soal temuan tersebut akan dilakukan pembahasan di Komisi III untuk ditindak lanjuti.

"Ini akan kita tindak lanjuti dan kita bahas di komisi nanti, untuk menentukan sikap selanjutnya," imbuh Acep.

Ditempat yang sama, Renato Horison, Kepala Bulog Sub Divre Lebak - Pandeglang mengatakan, temuan oleh dewan terkait takaran beras terdapat penyusutan hanya beberapa karung saja.

Baca juga: Terkait Raskin Busuk, DPRD Lebak akan Sidak Bulog

Kendati demikian, Renato berjanji sebelum beras didistribusikan kepada penerima, pihaknya akan melakukan pemeriksaan ulang, baik volume takaran dan kualitasnya.

"Apalagi, saat distribusi beras, ada yang namanya Unit Pengaduan Masyarakat (UPM). Maka, ketika ada takaran beras berkurang dan kualitasnya buruk, masyarakat bisa mengadu ke Bulog. Dan kepala desa (Kades) bisa mengajukan penolakan bila ada beras berkurang atau kualitasnya buruk dalam waktu 2x 24 jam atau dua hari setelah beras diterima," ujar Renato. (Gun/red)

Komentar