Usai Dilantik, Ini Pesan Mendagri untuk Penjabat Gubernur Banten

Mendagri Tjahyo Kumolo saat melantik Nata Irawan sebagai Penjabat (Pj) Gubernur Banten, di Kantor Kemendagri, Jalan Merdeka Barat, Jakarta, Senin (30/1/2017).
Mendagri Tjahyo Kumolo saat melantik Nata Irawan sebagai Penjabat (Pj) Gubernur Banten, di Kantor Kemendagri, Jalan Merdeka Barat, Jakarta, Senin (30/1/2017).

JAKARTA, TitikNOL - Usai dilantik, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahyo Kumolo dalam sambutannya, memberikan sejumlah catatan penting untuk Penjabat Gubernur Banten Nata Irawan.

Pertama, Mendagri meminta kepada Nata Irawan untuk bisa menjalankan pemerintahan, membangun tata kelola hubungan pemerintahan pusat dan daerah dalam penguatan otonomi daerah.

"Di pemerintah daerah pimpinan tidak hanya gubernur atau pejabat di lingkungan pemerintah saja. Namun ada Kepolisian, Panglima atau Komandan Korem, Kejaksaan, tokoh masyarakat, tokoh adat dan tokoh agama. Koordinasi dengan unsur-unsur pimpinan itu dalam setiap pengambilan kebijakan," ujar Mendagri.

Selanjutnya, Mendagri meminta agar Penjabat Gubernur Banten bisa mensukseksan pelaksanaan pemilihan Gubernur dan wakil Gubernur Banten tahun ini.

"Lebih khusus lagi kami tegaskan, tugas bersama adalah mensukseskan pilkada serentak. Pilkada serentak ini sukses kalau mampu mengorganisir masyarakat untuk berpartisipasi secara aktif dalam pemilihan kepala daerah," ungkapnya.

Ketiga, jaga netralitas PNS untuk tidak memihak, tidak kampanye dan tidak menggunakan fasilitas negara untuk kemenangan kampanye sehingga pilkada bisa berjalan dengan demokratis, aman.

“Saya percaya saudara bahwa saudara akan melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya sesuai tugas yang diberikan," sambung Mendagri.

Baca juga: Nata Irawan Resmi Jadi Penjabat Gubernur Banten

Nata Irawan mengaku akan memaksimalkan perannya sebagai Penjabat Gubernur Banten hingga dipilihnya Gubernur definitif hasil Pemilukada serentak.

"Saya akan menyelenggarakan tugas pemerintahan yang baik akan kita teruskan dan yang kurang baik mari kita diskusikan dengan berbagai SKPD, tentu program pembangunan kegiatan termasuk anggarannya itu semua adalah dalam rangka untuk mensejahterakan masyarakat Banten itu sendiri," ujar Nata Irawan.

Nata juga menegaskan, bersama seluruh unsur lembaga dan masyarakat akan membantu penyelenggara pemilu dalam hal ini KPU untuk meningkatkan partisipasi pemilih dalam Pemilukada 15 Februari mendatang.

Nata Irawan juga menyampaikan, sebagai Penjabat Gubernur Banten pihaknya tetap berpegang teguh menjaga netralitas dalam pelaksanaan pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur.

"Posisi saya tetap dalam posisi netral, tidak boleh ada di kiri atau di kanan. Termasuk politik uang yang disampaikan Mendagri itu juga sangat penting, nanti saya akan berkoordinasi dengan Bawaslu," pungkasnya. (Meghat/Rif)

Komentar