SERANG, TitikNOL - Wali Kota Serang Budi Rustandi geram dengan sikap Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) atas ajakan pemerintah Kota untuk berkolaborasi mengatasi banjir di Perumahan Bumi Agung Permai, Kelurahan Unyur, Kota Serang.
Budi mengaku sudah melayangkan surat untuk bersama-sama dengan pemerintah Kota Serang mengatasi banjir, namun tidak ada respon sama sekali.
“Kita melihat sama-sama tadi gorong-gorong dibawah jalan tol adalah bagian dari kewenangan BPJT, inshallah hari Senin saya akan mengundang mereka,” kata Budi saat melihat langsung kondisi gorong-gorong, Jumat 2 Januari 2026.
Wali Kota mengungkap kekesalannya, karena ini berdampak banjir kepada pemukiman warga, sehingga harus segera diselesaikannya permasalahan ini.
“Karena saya geram kepada BPJT ini dari bulan April tidak pernah membalas surat dari saya bahwa saya pastikan saya melihat mereka tidak ada kolaborasinya dengan pemerintah khususnya provinsi dan Kota Serang,” tegasnya.
Menurutnya, tidak ada respon dari BPJT menandakan ketidakmampuan dalam berkoordinasi dan berkomunikasi dengan pemerintah daerah.
“Ini sangat tidak baik bagi daerah karena selama ini tidak ada penjelasannya ini berdampak pada ribuan rumah (kebanjiran),” lanjutnya.
Meski begitu, untuk sementara pihak pemerintah kota Serang bersama pemerintah provinsi akan membangun sodetan, agar air tidak meluap kepemukiman warga.
“Dan kita sementara ngambil kesimpulan dulu untuk penanganan sementara saya dengan Pak Gubernur kita ambil sodetan yah untuk sementara akan dibangun oleh Pak Gubernur,” pungkasnya.