SERANG, TitikNOL - Usai mengurus para korban tersambar petir di Rumah Sakit, Wali Kota Serang Budi Rustandi langsung takjiah ke Mesjid Darusalam, Lingkungan Badamusalam, Kelurahan Sawah Luhur, Kecamatan Kasemen, Kota Serang pada Selasa 2 Desember 2025 malam.
Budi tiba di lokasi sekitar pukul 22.00 WIB, ldidampingi warga hingga keluarga korban serta sejumlah warga setempat. Dan menyempatkan waktu mendoakan jenazah.
“Kita doakan yang tidak tertolong semoga khusnul khatimah dan yang dirawat mudah-mudahan diberi kesembuhan. Kita minta doanya," katanya.
Usai mendoakan, orang nomor satu di Kota Serang itu juga menitipkan santunan untuk semua korban tersambar petir secara pribadi.
“Alhamdulillah dari pribadi saya, saya urusin semua, dari yang nunggu sampai yang kena musibahnya saya bekelin semua. Mungkin dinsos akan memberikan beberapa sumbangan untuk keluarga korban," lanjutnya.
Wali Kota juga menghimbau kepada masyarakat agar menghindari lokasi yang berpotensi tersambar petir, karena sudah memasuki puncak musim penghujan.
“Tentunya ini saya menghimbau pada masyarakat ketika nanti ada cuaca yang tidak baik, di rumah aja jangan keluar rumah. Karena kan di Desember ini masyaallah banyak bencana. Mudah-mudahan Kota Serang tetap aman,"pungkasnya.
Perlu diketahui, sembilan petani tersambar petir saat beristirahat di sebuah gubuk di area persawahan. Empat di antaranya meninggal dunia dalam kejadian yang terjadi sekitar pukul 16.30 WIB. Jenazah keempat korban tiba di kediaman sekitar pukul 21.13 WIB.
Adapun empat korban meninggal tersebut yakni Abdul Holik, Rofe'i, Sailan, dan Awaludin. Mereka sempat dilarikan ke rumah sakit, namun pihak medis memastikan seluruhnya sudah meninggal di lokasi kejadian.
Sementara itu, lima korban lainnya mengalami luka-luka. Empat di antaranya Samsi, Sayuti, Bahroni, dan Toha yang masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit akibat luka bakar. Semua korban merupakan warga Kampung Badamusalam, Kelurahan Sawah Luhur, Kecamatan Kasemen.