Wujudkan Program Smart City yang Mandek, Pemkot Cilegon Gandeng PT. KIT

Wali kota Cilegon, Edi Ariadi dan Direktur Utama PT KIT Amirul Mu'tama saat MoU program smart city. (Foto: TitikNOL)
Wali kota Cilegon, Edi Ariadi dan Direktur Utama PT KIT Amirul Mu'tama saat MoU program smart city. (Foto: TitikNOL)

CILEGON, TitikNOL - Pemkot Cilegon menggandeng PT Krakatau Information Technology (KIT) untuk mewujudkan program smart city. Karena program smart city Pemkot Cilegon yang sebelumnya, dianggap tidak sesuai dengan harapan.

Perlu diketahui, Pemkot Cilegon sebenarnya sudah memiliki aplikasi clue 112, tapi aplikasi itu tidak berjalan sesuai harapan.

Wali kota Cilegon Edi Ariadi menyebut, program smart city yang sudah dicanangkan beberapa tahun lalu itu hanya omong kosong karena tidak ada realisasinya.

"Selama ini (program smart city-red) ngomong doang. Makanya saya minta kepada Pak Aziz sebagai Kominfo harus terealisasi lah akhir tahun ini," kata Edi Ariadi kepada wartawan, Rabu (11/3/2020).

Untuk mewujudkan smart city yang terbengkalai itu, Pemkot Cilegon menggandeng PT Krakatau Information Technology (KIT).

"Sekarang kita (Pemkot Cilegon) sudah MoU dengan PT KIT dan Polres. 6 bulan udah jadi kayaknya, jadi akhir tahun ini udah ada lah command center," katanya.

"Kita ingin ada command center, kita ingin ada data yang terintegrasi misalnya antara Dishub, Polres, kemudian Indonesia Ferry," harap Edi.

Sementara, Direktur Utama P. KIT Amirul Mu'tama mengatakan, pihaknya siap digandeng untuk mewujudkan Cilegon sebagai kota pintar.

Ia mengatakan, tantangan yang dihadapi untuk menjadi kota pintar bukan hanya persoalan IT tapi kecerdasan masyarakat juga jadi syarat terwujudnya kota pintar.

"Jelas kami ingin membantu, sudah kewajiban kita sebagai industri yang ada di Cilegon membantu memajukan Cilegon," ujarnya. (Ardi/TN1).

Komentar