10 Tenaga Medis Positif Covid-19, Puskesmas Cibeber Ditutup Sementara

Ilustrasi. (Dok: Republika)
Ilustrasi. (Dok: Republika)

CILEGON, TitikNOL - Kasus positif Covid-19 di Cilegon terus bertambah, dimana dalam sehari diketahui ada 15 warga Kota Cilegon yang dinyatakan terkonfirmasi positif Covid -19, Selasa (1/9/2020).

Saat ini tercatat sebanyak 136 orang di Kota Cilegon dinyatakan positif Covid-19, dimana hari sebelumnya tercatat sebanyak 121 orang.

Plt Kepala Dinas Kesehatan Cilegon, Dana Sujaksani mengatakan, dari 15 orang yang terkonfirmasi positif Covid -19 tersebut, 10 orang merupakan tenaga medis Puskesmas Kecamatan Cibeber.

“Sebelumnya kan, ada 1 orang tenaga medis Puskesmas Cibeber yang terkonfirmasi Covid-19. Ternyata di luar 1 orang itu, ada 10 tenaga medis lain yang terkonfirmasi virus itu,” ungkap Dana saat dihubungi melalui telepon genggamnya, Selasa (1/9/2020).

Dana juga mengatakan, jika ada 2 staf Dinkes Kota Cilegon terkonfirmasi Covid-19. Status para tenaga medis Puskesmas maupun 2 staf Dinkes itu berasal dari hasil swab yang dilakukan pada Sabtu, 29 Agustus 2020.

“10 tenaga medis Puskesmas Kecamatan Cibeber, serta 2 staf Dinkes ini telah diperiksa secara swab pada Sabtu 29 Agustus 2020 kemarin. Hasilnya muncul Senin 31 Agustus 2020. Maka itu, data penambahan kami cantumkan Selasa 1 September 2020,” urainya.

Dana mengungkapkan, saat ini Kantor Puskesmas Cibeber telah ditutup selama masa isolasi. Sementara hal sama tidak dilakukan di Kantor Dinkes Kota Cilegon.

“Para pasien seluruhnya sudah melakukan isolasi mandiri. Untuk kantor Puskesmas Kecamatan Cibeber, itu kan sudah di lockdown sejak akhir pekan lalu. Kalau Kantor Dinkes Kota Cilegon, hanya ruangan bidang dimana pasien bekerja saja yang ditutup. Sebab kalau Kantor Dinkes Kota Cilegon dilockdown, siapa nanti yang tangani pandemi Covid-19,” katanya. (Ardi/TN1).

Komentar