17 Maret 1969, 'Wanita Tangan Besi' Golda Meir Pimpin Israel

Golda Meir. (Dok: fineartamerica)Golda Meir. (Dok: fineartamerica)

TitikNOL - Sejarah Dunia hari ini 17 Maret, pada 1969 Golda Meir menjadi perempuan pertama yang menjabat Perdana Menteri Israel hingga 3 Juni 1974. Golda lahir 3 Mei 1898 di Kiev, Rusia. Bersama keluarganya ia berimigrasi ke Milwaukee, Wisconsin.

Pada tahun 1924, Golda dan suaminya meninggalkan Kibbutz dan tinggal sebentar di Tel Aviv sebelum menetap di Yerusalem. Di sana mereka memiliki dua anak, Menachem (lahir 1924) dan putri mereka Sarah (lahir 1926).

Golda menjadi saksi sejarah penting Timur Tengah dan Israel seperti saat awal mula terbentuknya Israel. Beberapa hari setelah PBB di tahun 1948 memutuskan untuk memberikan separuh Palestina kepada bangsa Yahudi.

"Bapak Israel" Ben Gurion pun mengutus Golda ke Amerika Serikat. Golda berangkat tanpa membawa kopor. Tapi ia berhasil kembali dengan lebih dari sekedar kopor, berhasil mengumpulkan dana 50 juta euro dari orang Yahudi Amerika. Dan senjata pun dibeli, terutama dari Eropa Timur. Uang itulah, dan jasa Golda, seperti diakui Ben Gurion, yang ikut memungkinkan berdirinya negara Israel, 14 Mei 1948.

Momen lainnya saat Golda menjabat perdana menteri Israel ketika atlet Israel dibunuh di Olimpiade Jerman 1972. Dalam film Munich karya Steven Spielberg, terlihat Golda memimpin operasi balas dendam terbunuhnya atlet Israel oleh angota Black September. Golda memang dikenal sebagai pemimpin bertangan besi.

Sebelum memimpin Israel, ia sempat menjabat sebagai menteri tenaga kerja dan menteri luar negeri. Perdana menteri pertama David Ben-Gurion menggambarkan Golda sebagai ‘satu-satunya pria di kabinet’. Golda meninggal di Yerusalem pada 8 Desember 1978, menghormati Golda, ia dimakamkan di Gunung Herzl, di antara para pendiri Israel. (Tempo.co/Rif)

Komentar