SERANG, TitikNOL - Sedikitnya 290.700 petani di Banten akan menerima Kartu Tani dari Kementerian Pertanian melalui Dinas Pertanian (Distan) Provinsi Banten. Banten menjadi salah satu prioritas pendistribusian Kartu Tani yang akan dilaunching pada Agustus mendatang oleh Presiden Joko Widodo.
Lalu apa sebenarnya manfaat Kartu Tani ini ?
Kepala Dinas Pertanian (Distan) Provinsi Banten, Agus M Tauchid menjelaskan, Kartu Tani merupakan program terobosan Kementerian Pertanian yang diharapkan mampu mengefisiensi pupuk bersubsidi. Kartu Tani ini menjadi alat transaksi bagi petani yang berhak mendapatkan pupuk bersubsidi.
"Kartu Tani ini memudahkan petani mendapatkan pupuk subsidi," ungkap Agus, Jumat (2/6/2017).
Lebih lanjut Agus memaparkan, Kartu Tani ini akan memuat database petani yang lebih akurat dan terintegrasi. Kartu Tani juga dimaksudkan untuk memudahkan pendistribusian dan pengendalian serta pengawasan pupuk bersubsidi kepada petani yang berhak.
"Petani yang berhak yaitu petani yang memiliki lahan tidak lebih dari 2 hektare," tukasnya.
Sesuai data di sistem informasi penyuluh pertanian (Simluhtan), kata dia, ada 290.700 petani Banten yang akan mendapat kartu tersebut.
"Ini juga merupakan bagian rencana aksi KPK, arahan KPK agar semua pakai elektronik. Petani akan mendapat kepastian harga dan kepastian jumlah pupuk subsidi yang akan diterima," ungkapnya.
Pihaknya sudah menyosialisasikan perihal tersebut kepada para penyuluh pertanian lapangan PPL beberapa hari lalu di Kantor Distan, KP3B, Kota Serang.
Kepala Bidang Prasarana dan Sarana Pertanian dan Penyuluhan Dinas Pertanian Banten Omar Saepudin merinci petani yang akan mendapat kartu tani. Di Kabupaten Lebak sebanyak 75.780 orang, Kabupaten Pandeglang 91.846 orang, Kabupaten Serang 54.527 orang, Kabupaten Tangerang 55.333 orang, Kota Cilegon 4.240 petani, Kota Serang 7.565 orang, Kota Tangerang 1.283 orang, dan Kota Tangerang Selatan 1.126 petani.
"Jadi seperti ATM saja, kalau mau beli pupuk tinggal gesek. Petani nanti sudah tahu berapa jatah pupuk yang akan diterima," ujarnya.
Awalnya, hanya Kecamatan Cimanuk yang jadi percontohan di Banten. Namun, belakangan diarahkan untuk semua petani menerima Kartu Tani pada saat peluncuran Agustus nanti.
"Akhirnya diberlakukan semua Se-Banten. Diharapkan Agustus nanti sudah seluruhnya dapat kartu," kata dia. (Kuk/red)