Kamis, 3 April 2025

298 Kg Ganja dan Sabu Hasil Penangkapan Masa Pandemi Covid-19 Dimusnahkan BNNP

Pemusnahan narkotika jenis ganja di Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Banten. (Foto: TitikNOL)
Pemusnahan narkotika jenis ganja di Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Banten. (Foto: TitikNOL)

SERANG, TitikNOL - Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Banten melakukan pemusnahan narkotika yang didapat dari penangkapan selama masa pandemi Covid-19.

Barang bukti yang dimusnahkan pada Rabu (22/7/2020) adalah ganja seberat 298 kilogram dan sabu seberat 989,7 gram.

Kepala BNNP Banten Brigjen Pol Tantan Sulistyana mengatakan, seluruh barang bukti yang dimusnahkan berasal dari dua kasus yang berbeda. Namun, kedua kasus tersebut dapat terungkap berdasarkan informasi dari masyarakat.

"Semua kasus berdasarkan informasi dari masyarakat. Setelah itu kami langsung melakukan penyelidikan untuk melakukan kegiatan," katanya kepada awak media.

Untuk kasus ganja, tersangka GS (27) dan MP (26) menyelundupkan 6 karung ganja kedalam mobil pengangkut buah alpukat yaitu truk Hino berwarna putih dengan Nopol F 8830 UK dari Aceh menuju Banten melalui jalur penyeberangan Bakauheni-Merak.

"Penangkapan selasa tanggal 30 Juni 2020 sekira pukul 00.30 di Merak. Kami monitoring perkembangan. Akhirnya melintas truk Yuno berwarna putih langsung diberhentikan petugas," ungkapnya.

Sementara kasus sabu, lanjut Tantan, pelaku MD (21) dan SH (24) menyembunyikan barang haram itu kedalam sabu. Keduanya ditangkap saat melakukan transit di Bandara Soekarno-Hatta pada hari minggu tanggal 28 Juni 2020 sekira pukul 21.30 WIB.

"Modus operandi, jadi barang yang ada di simpan di kaki, memasukan sabu kedalam sepatu. Masing-masing kaki kiri 2 bungkus, kaki kanan 2 bungkus. Jadi satu orang 4 bungkus," jelasnya.

Atas perbuatannya, para pelaku dijerat Pasal 114 ayat 2 atau Pasal 111 ayat 2 JO Pasal 132 ayat 1 UU RI nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika.

"Dari penangkapan sabu dapat menyelamatkan 1650 generasi bangsa. Sedangkan dari penangkapan ganja dapat menyelamatkan 1,9 juta generasi," tukasnya. (Son/TN1)

Komentar