SERANG, TitikNOL - 70 Tenaga Kesehatan (Nakes) mengikuti sosialisasi simulasi penyuntuikan vaksin di RS Sari Asih, Kota Serang, Rabu (13/1/2021). Kegitan itu bertujuan agar proses vaksinasi berjalan sesuai standar ketentuan.
Humas RS Sari Asih Kota Serang Agus Ramadan mengatakan, ada 70 tenaga kesehatan yang diberikan pelatihan simulasi vaksinasi. Mereka juga diberikan arahan cara registrasi peserta vaksin melalui aplikasi Pecare yang telah terpusat.
"70 Nakes. Sebenarnya yang 70 ini tamu yang hadir, dari jumlah yang berdasarkan 33 Fasiankes ditambah dari Dinkes. Dari Puskesmas, Klinink dan RS. Di sini doang yang dilatih," katanya saat ditemui di lokasi.
Ia menjelaskan, tujuan utama simulasi untuk memberikan pembekalan kepada Nakes yang akan mejadi tugas vaksinasi. Selain itu, para Nakes ini diharapkan dapat memsosialisasikan kepada masyarakat yang masih ragu terhadap vaksin.
Terlebih, ada empat tahap yang harus dipahami Nakes dalam proses pelaksanaan vaksinasi. Di meja pertama, orang yang akan disuntik vaksin dilakukan registrasi dan harus menunjan SMS dari aplikasi 'Peduli Lindungi'.
Kemudian di meja dua, peserta vaksin akan di skrining dan anamnase. Calon penerima vaksin akan diperiksa secara detail tentang penyakit penyerta. Jika penyakit bawaan ini dapat membahayakan, maka petugas tidak akan memberikan vaksinasi.
Di meja ketiga, peroses pemberian vaksin corona akan disuntikan. Di meja empat, penerima vaksin akan menjalani masa observasi selama 30 menit. Observasi ini untuk melihat gejala klinis yang muncul setelah pemberian vaksin atau KIPI (Kejadin Ikutan Pasca Imunisasi).
"Meja pertama pendaftaran, meja 2 skrining, meja 3 suntik dan meja 4 observasi. Pecare itu pakai sistem data. Jadi yang mau di vaksin harus menunjukan SMS sebagai registrasi," jelasnya. (Son/TN1)