Minggu, 14 Juli 2024

8 Kecamatan di Lebak Diterjang Banjir Hingga Tanah Longsor 9 Rumah Rusak

Ilustrasi. (Dok: Detik)
Ilustrasi. (Dok: Detik)

LEBAK, TitikNOL - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lebak mencatat setidaknya, 8 Kecamatan diterjang banjir, angin kencang hingga tanah longsor. Akibatnya sembilan rumah rusak.

Data yang diterima TitikNol.co.id, bencana terjadi di Kecamatan Cigemblong, terjadi tanah longsor akibatnya satu unit rumah rusak ringan dibagian dapur, tepatnya di Kampung Cibungur RT03/RW01, Desa Cibungur. Di Kecamatan Maja, satu unit rumah rusak ringan akibat longsor luapan air sungai, tepatnya di Kampung Cidadap RT01/RW01, Desa Gubugan Cibeureum.

Di Kecamatan Bojong Manik satu unit rumah rusak berat dan 1 unit motor rusak akibat angin puting beliung, tepatnya di Kampung Tanah Beureum RT09/RW02, Desa Keboncau. Di Kecamatan Panggarangan satu unit rumah rusak berat dan tiga unit rusak ringan akibat tanah longsor, tepatnya di Kp. Gintung RT01/RW02, Desa Mekarjaya.

Bencana juga terjadi di Kecamatan Wanasalam, 28 unit rumah terendam banjir setinggi 30 sampai 60 cm, tepatnya di Kampung Karanganyar, DesA Muara. Di Kecamatan Cikulur, pohon tumbang mengakibatkan satu unit rumah rusak ringan di Kampung Hambur RT01/RW02, Desa Cigoong Utara.

Di Kecamatan Cihara, banjir atau enangan air akibat meluapnya sungai Citaritih mengakibatkan tujuh unit rumah terendam di Kampung Citaritih RT01/RW01, dan Pohon tumbang mengakibatkan satu unit rumah rusak berat di Kampung Cipunaga RT03/RW03, Desa Cihara.

Dan terakhir bencana juga terjadi di Kecamatan Cibeber, yakni longsor menutup badan jalan ruas Warungbanten Cibeber dan longsor memutus jalan poros desa akses ke SD 1 Kujangsari, serta satu ruang seni SMP 1 Cibeber ambruk menimpa pelajar.

Dari data, kerusakan infrastruktur menimpa 6 rumah rusak ringan dan 3 rumah rusak berat dan 35 unit rumah terendam banjir. Dengan kerugian materil ditaksir, di Kec. Bojong Manik estimasi kerugian Rp. 15.000.000, di Kecamatan Panggarangan estimasi kerugian Rp. 40.000.000, di Kecamatan Cikulur estimasi kerugian Rp. 50.000.000, di Kecamatan Cihara estimasi kerugian Rp. 10.000.000 (terdampak banjir) dan Rp. 25.000.000 (terdampak pohon tumbang).

Kepala Pelaksana BPBD KabupatenLebak Febby Rizky Pratama menyampaikan melakukan upaya dengan mendatangi lokasi dan melakukan pendataan, menyalurkan bantuan logistik untuk korban di wilayah yang terdampak.

Sementara untuk Kondisi saat ini di wilayah yang terdampak tanah longsor dan rumah roboh dilakukan pembersihan puing-puing sisa bangunan. Dan longsor di ruas jalan Warungbanten Cibeber telah ditangani oleh alat berat dari dinas PU provinsi. (Gat/TN2)

Komentar