Alfamart Lopang Dibobol Maling, Rp60 Juta Raib

Ilustrasi. (Dok: Radarlombok)
Ilustrasi. (Dok: Radarlombok)

SERANG, TitikNOL - Aksi pencurian kembali terjadi di Kota Serang. Kali ini, sebuah mini market Alfamart di Jalan Samaun Bakri, Kelurahan Lopang, Kota Serang dibobol kawanan maling, Senin (9/10/2018) sekitar pukul 02.00 WIB dini hari.

Informasi yang diperoleh, aksi pencurian itu dilakukan saat toko mini market sudah tutup. Akibatnya, uang penjualan senilai Rp60 juta yang disimpan di brangkas mini market raib dibawa pelaku.

Pegawai Alfamart, Nanang Rais, awalnya tidak menyadari jika minimarket yang ia jaga telah didatangi tamu tak diundang. Apalagi, saat ia masuk kerja, kondisi barang-barang yang ada di dalam mini markert tersebut masih terlihat rapi.

"Setelah masuk ke dalam gudang dan melihat CCTV rusak, baru kita curiga kalau ada orang yang masuk," katanya.

Menurut Rais, pelaku diduga masuk melalui atap plafon. Soalnya, kondisi atap plafon setelah di cek dalam kondisi rusak.

"Pelaku masuk dari atas plafon, kemudian merusak CCTV yang ada di tengah. Setelah itu, pelaku masuk ke ruang mesin CCTV dan mematikannya. Baru dia masuk ke ruang brankas," ujarnya.

Rais menambahkan, pelaku pembobol brankas diduga sudah mengenali kondisi di dalam mini market.
Sebab, tidak ada tanda-tanda kerusakan maupun pembobolan brankas. Bahkan saat aksi pencurian ini diketahui, brankas masih dalam kondisi baik.

"Kunci brankas nggak ada yang rusak, rapi kondisinya. Kayaknya sudah tahu kondisi di sini," tambahnya.

Sementara itu, Koordinator Wilayah Alfamart Serang, Ervin, mengatakan bahwa pembobolan brankas itu diperkirakan terjadi sekitar pukul 02.00 WIB atau sekitar empat jam setelah Alfamart tutup. Kasus itu sendiri sudah dilaporkan ke Polsek Serang.

"Ketahuannya sekitar jam 8 pagi. CCTV dirusak sekitar jam 2 pagi, jadi kemungkinan pelaku masuk sekitar jam itu. Hanya brankas saja, kalau barang-barang lain sepertinya nggak ada yang hilang, soalnya masih rapi," katanya.

Dikonfirmasi terpisah, Kepala Unit Reskrim Polsek Serang IPDA Juwandi mengaku sudah menerima laporan pembobolan brangkas Alfamart tersebut. Kasus itu kini masih diselidiki dan belum diketahui siapa pelakunya. "Kasusnya masih ditangani Polsek," pungkasnya. (HR/TN3)

Komentar