Anak Pelaku Penusukan Terhadap Menkopolhukam Wiranto Dibawa ke Medan

Kabid Humas Polda Banten Kombes Pol Edy Sumardi. (Foto: TitikNOL)Kabid Humas Polda Banten Kombes Pol Edy Sumardi. (Foto: TitikNOL)

SERANG, TitikNOL - Kabid Humas Polda Banten Kombes Pol Edy Sumardi menyebutkan anak pelaku penusukan terhadap Menkopolhukam Wiranto dibawa pihak keluarganya langsung ke Medan. Kamis, (10/10/2019).

Menurutnya, anak pelaku yang berusia sekira 13 tahun itu berjenis kelamin perempuan. Anak Pelaku tidak ditahan dikarenakan tidak terlibat dalam aksi penusukan terhadap salah satu orang kepercayaan Presiden Joko Widodo.

"Saya nggak hafal namanya. Iya wanita. Anak terduga pelaku kan nggak terlibat. Ya sudah diamankan dipihak keluarganya. Dibawa ke Medan oleh keluarganya," katanya saat ditemui di Polsek Menes.

Baca juga: MUI Banten Minta Usut Tuntas Peristiwa Penusukan Wiranto

Ia menyebutkan, kedua pelaku yang merupakan pasangan suami istri tersebut bukan terdaftar sebagai warga Pandeglang.

Saat ditanya tentang kepastian alasan keluarga membawa anak pelaku ke Medan, Kombes Edy mengaku tidak mengetahui lantaran tidak sempat menginterogasiya.

"Ya kami tadi belum sempat mengintrogasi ya," dalihnya.

Baca juga: Jarang Berbaur, Warga Sempat Mengawasi Aktivitas Pelaku Penusukan Menkopolhukam Wiranto

Dikatakan Kombes Edy, bahwa hingga kini pihak kepolisian masih melakuka patroli dan melakukan penjagaan di beberapa titik untuk menstabilkan situasi kondisi di Pandeglang.

"Situasi saat ini masih dalam keadaan aman kondusif, patroli kami tingkatkan, penjagaan dibeberapa titik juga kami lakukan," ujarnya.

Ia menuturkan, bahwa kondisi ketiga pelaku yang terkena tusukan saat mengamankan Menkopolhukam Wiranto saat ini dalam keadaan stabil. Namun, ketiganya masih di rawat di RSU Berkah Pandeglang.

"Kami berharap tentu korban yang sedang dirawat untuk bisa segera pulih. Kondisinya baik, kapolsek, H. Fuad tokoh ulama di Pandeglang ini dan ajudan Danrem dalam keadaan baik," tukasnya. (Son/TN1)

Komentar