Ancam Pengunjung Pasar, Tiang Milik Telkom di Lebak Nyaris Roboh

Tiang milik PT. Telkom di area pasar dan lahan parkir pasar Gajrug, Kecamatan Cipanas nyaris roboh dan mengancam keselamatan jiwa pengunjung pasar. (Foto: TitikNOL)Tiang milik PT. Telkom di area pasar dan lahan parkir pasar Gajrug, Kecamatan Cipanas nyaris roboh dan mengancam keselamatan jiwa pengunjung pasar. (Foto: TitikNOL)

LEBAK, TitikNOL - Sebuah tiang milik PT. Telkom yang berada di area pasar dan lahan parkir pasar Gajrug, Desa Bintang Resmi, Kecamatan Cipanas, Kabupaten Lebak, dibiarkan dalam kondisi miring dan nyaris roboh.

Pantauan wartawan di lapangan, tiang setinggi 7 meter itu mengalami kemiringan sekitar 40 derajat dan hanya ditopang oleh satu batang bambu. Padahal, beban kabel telkom yang berat dikhawatirkan sewaktu-waktu tiang itu akan roboh.

Kondisi tersebut membuat sejumlah pengunjung pasar dan pengguna lahan parkir di pasar Gajrug menjadi was-was. Adang (42) salah seorang pengunjung pasar Gajrug, mengatakan, tiang yang nyaris roboh sebetulnya sudah diketahui oleh pihak PT. Telkom setempat tapi belum juga dilakukan penanganan.

"Mungkin kalau sudah roboh dan menelan korban baru ditangani barangkali, bang. Ini sangat membahayakan sekali, perlu segera dilakukan perbaikan oleh PT. Telkom," ujar Adang, Selasa (13/6/2017).

Untuk menjaga terjadi hal-hal yang tidak diinginkan dan mengantisipasi robohnya tiang, sejumlah tukang ojek di pasar Gajrug bahu-membahu menopang tiang dengan menggunakan sebatang bambu.

"Sepertinya pihak PT. Telkom nggak mau peduli dengan keselamatan jiwa para pengunjung pasar, maka sejumlah tukang ojek akhirnya menopang tiang yang mau roboh itu pakai bambu," tukas Adang.

Hal yang sama dikatakan Taufik warga kecamatan Cipanas. Kata Taufik, kondisi tiang Telkom yang sudah miring dan nyaris roboh sudah berlangsung cukup lama, tetapi belum juga ada tanda-tanda akan dilakukan perbaikan.

"Bayangkan kalau roboh, bisa menimpa orang dan sepeda motor yang sedang di parkir,"ucap Taufik.

Hingga berita ini dilansir, TitikNOL belum mendapat konfirmasi dari pihak PT. Telkom setempat. (Gun/red)

Komentar