Aneh, PPDB di Kota Serang Masih Berbasis Offline Meski Ada Jaringan Internet

Ilustrasi. (Dok: Tribunnews)Ilustrasi. (Dok: Tribunnews)

SERANG, TitikNOL - Meski tidak susah jaringan internet, Proses penerimaan peserta Didik baru (PPDB) di SMAN Kota Serang dilakukan secara offline, dengan mendatangi langsung sekolah masing-masing.

Pasalnya, dalam Permendikbud nomor 51 tahun 2018 pasal 5 ayat 2, PPDB bisa dilakukan secara offline atau luar jaringan (luring) jika tidak tersedia fasilitas jaringan.

"Dalam hal tidak tersedia fasilitas jaringan, maka PPDB dilaksanakan melalui mekanisme luar jaringan (luring)," tertulis dalam Permendikbud nomor 51 tahun 2018.

Proses pendaftaran siswa baru secara offline diakui ketua PPDB SMAN 1 Serang Agus Dahyar. Ia mengatakan, para calon peserta didik baru daftar langsung mendatangi sekolah SMAN 1 Serang.

"Diinput data itu setiap hari, offline (Wali murid yang mendaftarkan anaknya, red) kita input data kita laporkan ke sana mungkin nanti hasil melalui online," katanya kepada TitikNOL setelah ditemui di SMAN 1 Serang, Senin (17/6/2019).

Baca juga: Wagub Banten Pantau Penerimaan Peserta Didik Baru

Terpisah, Wakil Gubernur Banten Andika Hazrumy mengakui hal yang sama. Ia beranggapan, PPDB secara offline lebih baik, karena kebanyakan masyarakat tidak mau ambil pusing.

"Kalau yang daftar tadi mereka offline, Permendikbud bisa lewat online dan offline, mereka kan tidak mau ambil pusing, makanya mereka datang ke sekolah, ini lebih baik menurut saya," katanya saat ditemui setelah melakukan pemantauan langsung PPDB di SMAN 1 Serang.

Kendati demikian, penerimaan peserta didik baru secara offline juga dilakukan, karena siswa harus datang langsung ke sekolah untuk menyetorkan tandatangan langsung.

"Siswa harus ada tandatangan basah, harus datang ke sekolah, mudah-mudahan PPDB ditahan sekarang bisa berjalan dengan baik," tukasnya. (Lib/TN1)

Komentar