Angka Pengangguran Tinggi, Mahasiswa Nilai WH-Andika Gagal Pimpin Banten

Puluhan mahasiswa UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten melakukan aksi unjuk rasa di depan gerbang kampus, Kota Serang, Kamis (8/11/2018). (Foto: TitikNOL)Puluhan mahasiswa UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten melakukan aksi unjuk rasa di depan gerbang kampus, Kota Serang, Kamis (8/11/2018). (Foto: TitikNOL)

SERANG, TitikNOL - Puluhan mahasiswa UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten melakukan aksi unjuk rasa menyikapi tingginya angka pengangguran di Provinsi Banten, di depan gerbang kampus, Kota Serang, Kamis (8/11/2018).

Dalam aksinya, puluhan mahasiswa menganggap kepemimpinan WH-Andika selama hampir dua tahun telah gagal untuk memperbaiki Provinsi Banten.

"Banten dipimpin WH-Andika belum ada perubahan yang signifikan terutama dalam tingkat pengangguran," kata kordinator aksi, Jodi kepada TitikNOL.

Diketahui, Provinsi Banten menduduki urutan ke 4 tingkat pengangguran se-Indonesia pada bulan Juli 2017. Pada bulan Juni 2018, Banten menduduki urutan ke 2 se-Indonesia.

Namun belakangan ini, pada bulan Agustus 2018 Provinsi Banten telah memecah rekor tingat nasional yaitu tingkat pengangguran nomor satu se-Indonesia.

Para mahasiswa menegaskan jika Gubernur dan wakil Gubernur tidak mampu memimpin Banten lebih baik mundur dari jabatannya.

"Daripada semakin hancur lebih baik lengser," teriak mahasiswa dalam aksinya. (Tolib/TN3)

Komentar