Jum`at, 4 April 2025

Antisipasi Penggunaan Alat Rapid Tes Antigen dan GeNose Bekas, KKP Banten Terjunkan Tim di Merak

Kepala KKP Banten Sedya Dwisangka saat memberikan keterangan kepada wartawan terkait antisipasi penggunaan alat rapid tes antigen dan genose bekas di Pelabuhan Merak. (Foto: TitikNOL)
Kepala KKP Banten Sedya Dwisangka saat memberikan keterangan kepada wartawan terkait antisipasi penggunaan alat rapid tes antigen dan genose bekas di Pelabuhan Merak. (Foto: TitikNOL)

CILEGON,TitikNOL - Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Banten, mewaspadai penggunaan alat rapid tes antigen dan GeNose bekas di Pelabuhan Merak.

Sebelum masa larangan mudik lebaran diberlakukan, volume pengguna jasa di Pelabuhan Merak mengalami peningkatan.

Untuk bisa menyeberang Pulau Sumatera, pengguna jasa diwajibkan menunjukkan hasil rapid tes antigen atau GeNose yang negatif Covid-19.

Fasilitas untuk melaksanakan rapid tes dan GeNose pun disiapkan di dermaga Eksekutif dan reguler Pelabuhan Merak.

Kepala KKP Banten Sedya Dwisangka menjelaskan, kejadian di Bandara Kualanamu, Medan, menjadi pelajaran bagi pihaknya untuk mengawasi pelaksanaan rapid tes antigen dan GeNose yang dilakukan oleh pihak swasta.

"Kami akan mengawasi, karena itu kami mengingat jangan macam-macam," kata Sedya di ruang kerjanya kepada wartawan, Senin (3/5/2021).

Untuk mengawasi pelaksanaan rapid tes antigen dan GeNose, KKP Banten mengerahkan tim di lapangan.

Menurutnya, secara kasat mata alat bekas bisa dibedakan dengan alat yang masih baru dan belum digunakan sama sekali.

"Kalau rapid tes antigen bisa dilihat dari segelnya, kalau GeNose pelastik nya bisa dibedakan juga kalau bekas," jelasnya.

Sedya memastikan pihaknya akan menindak tegas jika aksi menggunakan alat bekas itu dilakukan oleh pihak yang melaksanakan rapid tes antigen dan GeNose di Pelabuhan Merak.

"Sekali lagi saya katakan jangan macem-macem, kita akan tindak tegas jika menggunakan alat rapid tes antigen dan GeNose bekas," pungkasnya. (Ardi/TN1).

Komentar