Aski Peringati Hardiknas Bentrok, Satu Wartawan Terluka

Ilustrasi. (Dok: Tribunnews)Ilustrasi. (Dok: Tribunnews)

SERANG, TitikNOL - Aksi puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Keluarga Besar Mahasiswa (KBM) UIN SMH Banten peringati hari pendidikan nasional (Hardiknas), berakhir ricuh.

Selain mahasiswa, satu wartawan yang sedang meliput aksi itu turut mengalami kekerasan.

Pantauan di lokasi, kericuhan terjadi saat mahasiswa mencoba membakar ban di depan kampus UIN SMH Banten, namun dihadang petugas kepolisian hingga terjadi bentrok.

Aksi saling dorong hingga pukul memukul antara mahasiswa dengan polisi pun terjadi, hingga membuat salah satu wartawan nasional terluka saat berlindung di pagar kampus karena tergencet oleh mahasiswa saat menutup pagar.

Kericuhan akhirnya mereda saat mahasiswa menarik mundur ke dalam kampus. Sementara polisi tetap berjaga ketat di depan gerbang kampus.

"Tadi kegencet saat mahasiswa menutup pagar pas bentrok dengan petugas, harusnya mahasiswa lebih hati hati dan tahu wartawan yang sedang bertugas dan berlindung ditengah keributan," kata Meghat, korban terluka saat bentrok.

Meghat pun meyayangkan tindakan mahasiswa yang bentrok dengan polisi hingga menyebabkan wartawan yang bertugas terluka.

"Ya sangat disayangkan saja, seharusnya mereka paham kepada wartawan yang tengah bertugas," tukasnya.

Sementara itu, korlap aksi Rega mendatangi wartawan yang terluka dan meminta maaf lantaran dalam aksinya tidak bisa melihat wartawan yang tengah bertugas.

"Ya kita minta maaf karena kondisinya sedang seperti itu (bentrok) jadi kita tidak tahu. Atas nama mahasiswa kita minta maaf," imbuhnya.

Pantauan di lokasi, petugas masih menjaga ketat aksi mahasiswa peringati Hardiknas tersebut. Sementara itu mahasiswa masih melakukan orasi di dalam kampus. (Gat/TN1)

Komentar