Selasa, 16 Juli 2024

Aspirasi Diacuhkan, Honorer di Banten akan Gelar Demo Tuntut Kesejahteraan

Ilustrasi. (Dok: Radarjombang)
Ilustrasi. (Dok: Radarjombang)

SERANG, TitikNOL - Honorer di lingkungan Pemprov Banten akan menggelar aksi tuntut kesejahteraan pada 15 Agustus 2022 mendatang.

Aksi demontrasi itu bagian dari ketidakpuasan aspirasi honorer yang ditampung Pj Gubernur Banten pada beberapa waktu lalu, belum membuahkan hasil.

Ketua Forum Pegawai Non PNS Banten (FPNB), Taufik Hidayat mengatakan, belum ada kepastian aspirasi yang disampaikan pegawai non PNS dari Pemprov Banten.

"Berdasarkan belum ada kepastian dari pusat dan daerah tentang aspirasi kami yang disampaikan Juni kemarin ditemuin Pj gubernur, Pj Sekda dan legislatif itu belum ada perkembangan," katanya saat dihubungi, Kamis (11/8/2022).

Ia menerangkan, sudah tiga bulan aspirasi honorer mangkrak tanpa kepastian berkaitan dengan lenghapusan tenaga non PNS di 2023.

Baca juga: Honorer akan Dihapus Pemerintah, Pengamat: Mau Dikemanakan Sarjana Pendidikan

"Jadi sampai 3 bulan ini, aspirasi kami mangkrak. Belum ada tanggapan dari pak gubernur," terangnya.

Untuk itu, pihaknya sudah bersepakat dengan honorer lain untuk menggelar demontrasi pada pekan depan.

"Kami sepakat akan menggelar aksi pada hari senin," tegasnya.

Adapun tuntutannya tengang pengangkatan honorer jadi PPPK atau PNS tanpa melalui tes, tolak outsorsing, dan sejahterakan honorer.

"Aspirasi kami tolak outsorsing, angkat PPPK atau PNS otomatis dan sejahterakan honorer," jelasnya.

Ia menuturkan, sejauh ini upah honorer di Pemprov Banten dinilai masih jauj dari kesejahteraan lantaran di bawah UMR atau UMP.

Aksi demontrasi itu, kata dia, bagian dari upaya penuntutan keseriusan Pemprov Banten terhadap nasib honorer.

"Cuma kembali lagi keseriusan pemprov untuk mengakamodir dan mensejahterakan pegawainya. Ini belum terlihat, dengan alasan anggaran dan sebagainya ternyata pemprov masih bisa menganggarkan kegiatan lain," tuturnya. (TN3)

Komentar