Awal 2018 Cuaca Buruk Melanda Selat Sunda, Nelayan Serang Tidak Melaut

Sejumlah perahu nelayan terlihat sandar dan seorang nelayan tidak melaut. (Foto: TitikNOL)
Sejumlah perahu nelayan terlihat sandar dan seorang nelayan tidak melaut. (Foto: TitikNOL)

SERANG, TitikNOL - Memasuki awal 2018, cuaca buruk yang mulai melanda perairan Selat Sunda, salah satunya di perairan laut Utara Banten.

Kondisi tersebut membuat para nelayan di kawasan pelabuhan Karangantu, Kota Serang berhenti melaut.

“Sudah hampir empat hari cuaca buruk, gelombang tinggi dan anginnya kencang,” kata Rusmani salah satu nelayan, Selasa (02/01/2018).

Rusmani mengungkapkan, saat ini kondisi gelombang sangat tinggi yang dibarengi dengan angina kencang.

Dia pun lebih memilih tidak melaut karena perahu yang tidak kuat menahan terpaan gelombang besar.

“Tingginya mencapai satu setengah meter, angin juga kencangm udah empat hari ini aja,” ungkapnya.

Pantauan di lokasi, cuaca buruk membuat puluhan perahu nelayan terlihat lebih banyak berjejer bersandar di areal pelabuhan.

Sementara para nelayan lebih banyak membuang waktu mereka dengan memperbaiki jaring untuk tangkapan ikan dan perahu yang bocor.

“Kalau kapal kecil masih bisa tapi kita takut juga ombangnya tinggi soalnya, biasanya Cuma setengah meter gelombangnya ini mencapai satu meter setengah,” tukasnya. (Gat/red)

Komentar