Banten Peringkat 6 Penderita TB Tertinggi Se-Indonesia

Ilustrasi Tuberculosis. (Dok: net)
Ilustrasi Tuberculosis. (Dok: net)

SERANG, TitikNOL - Banten menjadi provinsi ke-6 tertinggi pengidap Tuberculosis atau TB se-Indonesia. Berdasarkan catatan Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Banten, hingga 2017 ini total sekitar 15.000 warga Banten suspek TB.

"Sekitar 15 ribuan, dan paling banyak di Kabupaten Tangerang. Banten posisi keenam secara nasional," ujar Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Banten Sigit Wardojo, kepada wartawan, Selasa (13/6/2017).

Menurutnya, kondisi tersebut terbilang wajar karena Banten menjadi provinsi kelima sebagai penduduk terbanyak se-Indonesia.

"Masih agak wajar, bisa dimaklumi karena penduduk Banten banyak juga kan, lima besar," tukasnya.

Upaya yang dilakukan Dinkes Banten, baik upaya preventif maupun sosialisasi cukup banyak. Di antaranya melakukan pelatihan kepada petugas penyuluh dinkes, mengajak masyarakat peduli pemberantasan TB, memberdayakan LSM untuk membantu meminimalisasi TB, dan bekerjasama dengan sejumlah organisasi wanita yang ada di Banten seperti Aisyiyah dan Muslimah NU untuk promosi pencegahan TB.

"Kita punya slogan TOSS yaitu temukan dan obati sampai sembuh. Slogan ini kita sosialisasikan dalam pengentasan TB. Kita juga menyediakan obat gratis untuk pasien TB yang harus diminum selama enam bulan tidak boleh putus," tuturnya.

Sebelumnya, Gubernur Banten Wahidin Halim saat sidak ke Dinkes Senin (12/6) kemarin, meminta Dinkes serius menurunkan angka kasus TB. Hal tersebut setelah mengetahui Banten masuk 6 besar penderita TB tertinggi se Indonesia.

"Itu kan ada obat gratis yang diberi selama enam bulan berturut-turut ya. Kalo di Kota Tangerang itu wajib tuh 6 bulan harus minum selama masa penyembuhan. Petugas Puskesmas harus rajin mengontrol dan membina penderitanya, supaya bisa sembuh," tegasnya. (Kuk/red)

Komentar