Bawaslu Sebut APBD Banten Rawan Jelang Pilgub

Sejumlah narasumber saat memaparkan materi dalam seminar komunikasi politik bertemakan Potensi Pembajakan APBD oleh Kandidat Pilgub Banten 2017. (Foto:TitikNOL)Sejumlah narasumber saat memaparkan materi dalam seminar komunikasi politik bertemakan Potensi Pembajakan APBD oleh Kandidat Pilgub Banten 2017. (Foto:TitikNOL)

SERANG, TitikNOL - Mahasiwa Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta) mengadakan Seminar Komunikasi Politik dengan tema Potensi Pembajakan APBD oleh Kandidat Pilgub Banten 2017. Kegiatan ini diselenggarakan oleh Prodi Ilmu Komunikasi, pada Selasa (12/4/2016).

Ketua Bawaslu Provinsi Banten, Pramono U Tantowi melihat episentrum korupsi sangat mungkin terjadi pada tiga aspek. Pertama korupsi terjadi ketika seorang duduk dalam singgasana kekuasaan, seseorang yang punya akses mengelola anggaran yang besar dan ketiga ketika ada sumber daya alam yang besar.

Makanya, Pramono menjelaskan, Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Banten rawan dimanfaatkan untuk agenda politik menjelang Pemilihan Gubernur Banten 2017 mendatang.

“Karena antara parlemen dan eksekutif bertemu di ‘angka’ atau yang disebut dengan bancakan APBD. Pintunya ada di hibah dan bansos,” tegasnya.

Acara di laksanakan di Gedung B Untirta Pembicara, Usep Hasan Sadikin perwakilan, Direktur Eksekutif Perludem (perkumpulan isu untuk demokrasi) dan Pramono Tantowi Ketua Bawaslu Banten. (Her/red)

TAG apbd
Komentar