Bayar Kartu Rp57 ribu, Pemudik di Merak Keluhkan Pembelian E-Money

Pemudik antre di loket untuk memberi kartu E-Money. (Foto: TitikNOL)Pemudik antre di loket untuk memberi kartu E-Money. (Foto: TitikNOL)

MERAK, TitikNOL - Pemudik perjalanan kaki di Pelabuhan Merak, keluhkan pelayanan pembelian uang elektronik atau E-Money yang dijual pihak PT ASDP Ferry Indonesia.

Raka, salah satu pemudik mengatakan, penggunaan uang elektronik tidak memudahkan pemudik. Pasalnya ia harus membeli kartu E-Money seharga Rp57 ribu terlebih dahulu untuk mendapatkan tiket.

"Ribet mas, kami kan belum punya kartu jadi harus beli kartu ini (E-Money), padahal harga tiket cuma Rp15 ribu," kata Raka, ditemui saat mengantre di pelayanan penjualan E-Money, Minggu (02/06/2019).

Menurut Raka, pembelian tiket langsung lebih memudahkan karena harganya Rp15 ribu, sedangkan pembelian elektronik harus beli dengan harga Rp57 ribu.

"Rp57 ribu dapat dua kartu, satu kartu untuk dua orang, ribet aja mas, kenapa tidak langsung saja beli. Kami kan belum tahu kalau harus seperti ini," tegasnya.

Pantauan di lokasi, pemudik memadati pelayanan penjualan uang elektronik untuk mendapatkan kartu E-Money, agar pembelian tiket menggunakan sistem online. (Gat/TN1)

Komentar