Begal Motor di Lebak Tewas Dihakimi Massa

Ilustrasi. (Dok: Batampos)
Ilustrasi. (Dok: Batampos)

LEBAK, TitikNOL - Dua orang pelaku begal motor di Kampung Cingagoler Tengah, Desa Panyaungan, Kecamatan Cihara, Kabupaten Lebak, babak belur dihajar massa. Satu terduga pelaku tewas di tempat, setelah dihajar massa saat berupaya melarikan diri ke Hutan Lamecopong, Senin (14/2/2018).

Informasi yang diperoleh TitikNOL dari Heri warga setempat, tertangkapnya dua pelaku begal motor, setelah melakukan aksinya merampas sepeda motor yang tengah dikendarai oleh seorang pelajar yang akan pulang ke rumahnya di Kampung Kampung Cingagoler Tengah, Desa Panyaungan, sekitar pukul 13.30 WIB.

"Korban begalnya anak sekolah yang mau pulang ke rumahnya, dua pelaku begal merampas sepeda motor yang dikendarai korban. Lalu membawa kabur dan dikepung massa, tertangkapnya di Hutan Lame Copong sekitar Cibobos Desa Karangkamulyan," ujar Heri.

"Pelaku yang satunya tewas, satu pelaku lainnya masih bernapas dan diamankan polisi di Polsek Panggarangan, sekarang yang masih hidup dibawa ke RSUD Malingping," kata Heri menambahkan.

Terpisah, AKP Tatang Warsita Kapolsek Panggarangan saat dihubungi membenarkan tertangkapnya dua begal sepeda motor tersebut.

Menurutnya, korban begal bernama Rino Saputra (14) seorang pelajar warga Kampung Cingagoler RT04/RW05, Desa Panyaungan.

"Korban (Rino) pulang dari sekolah pukul 12.30 WIB menuju rumahnya, sekira pukul 13.00 WIB setibanya di tanjakan Kiray Kampung Cingagoler korban dipepet oleh kedua pelaku yang menggunakan kendaraan motor jenis Honda Beat dan kemudian pelaku menodongkan pisau ke arah korban, lalu memukul korban sehingga korban berhenti. Kemudian pelaku mengambil alih dengan membawa motor korban kearah jalan raya," ujar Kapolsek.

Dijelaskan, belum jauh dari lokasi perampasan sepeda motor itu kata Tatang, di belakang korban melintas teman sekolahnya yang bernama Boby kemudian korban dan Boby mengejar pelaku yang berlari ke arah Malingping sambil berteriak.

Lebih lanjut dikatakan Tatang, sesampainya di Jalan Raya Malingping - Bayah di pertigaan Kampung Lame Copong, Desa Karangkamulyan, Kecamatan Cihara, pelaku berbelok dan mengarah Kampung Lame Copong.

"Korban yang mengejar pelaku terus berteriak begal, masyarakat setempat yang mendengar teriakan begal ikut melakukan pengejaran terhadap pelaku. Sempat dihadang oleh mobil Kades Karangkamulyan akan tetapi pelaku berhasil lolos dan melaju ke arah perbukitan dan sawah ke Lame Copong," katanya.

"Sekitar pukul 13.45 WIB kedua pelaku berhasil diamankan oleh masyarakat dan selanjutnya di evakuasi menuju ke Kampung Lame Copomg pada saat dalam perjalanan evakuasi tersebut pelaku mendapat aksi kekerasan dari masyarakat yang jumlahnya ratusan, kemudian pelaku yang menjadi korban amukan massa dilarikan ke Puskesmas Panggarangan namun nyawanya tidak tertolong," ujar Tatang.

Identitas pelaku diketahui bernama Fransisko (25) dan Muswanto (27). Kedua pelaku diketahui warga Kampung Giri Mulyo, Desa Gimawang, Kecamatan Paku Timur, Kabupaten Gumawang Timur - Palembang. (Gun/TN1)

TAG begal
Komentar