SERANG, TitikNOL - Bencana longsor di Kabupaten Lebak yang menelan korban, membuat Pemerintah Jepang tergugah. Mereka pun berencana akan menghibahkan alat pendeteksi longsor dan banjir.
"Pemerintah Jepang akan menghibahkan alat pendeteksi longsor, karena bencana di Banten membuat perhatian masyarakat Jepang tergugah," kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Banten Sumawijaya ditemui di Kantornya, Senin (6/12/2016).
Baca juga: Korban Tanah Longsor di Lebak Dapat Bantuan Kemensos RI
Sumawijaya pun menjelaskan, bantuan hibah tersebut murni karena Pemerintah Jepang tergugah ingin membantu dan akan diproses pada 2017 nanti. "Mudah-mudahan bisa terpasang di 2017 dan akan diproses penghibahannya agar bisa dipakai," jelasnya.
Ia pun mengaku hal tersebut sangat membantu, dimana di Banten saat ini tidak memiliki alat pendeteksi longsor dan banjir. "Di kita kan belum punya. Baru ada peringatan dini tsunami saja, padahal bencana longsor juga dominan," tukasnya.
Seperti diketahui, Banten saat ini dilanda bencana di berbagai daerah. Selain longsor di Kabupaten Lebak, Kabupaten Serang dan Pandeglang pun dihantam banjir. (Meghat/Rif)
Bawaslu Diminta Antisipasi Pelanggaran Balon Gubernur yang 'Jualan' Sebelum Tahapan Pilkada
Polisi Periksa Dua Saksi Terkait Tewasnya Pekerja di Bendung Karian
Ketua Komjak: Tidak Logis Jika ada Laporan Audit Ganda BPK
Ini Isi Surat Suku Baduy ke Presiden dan Bantahannya
Miris! Bayi dengan Usus Keluar Tak Punya Biaya Berobat
Libur Nataru, 248 Ribu Orang dan 58 Ribu Kendaraan Tinggalkan Jawa Menuju Sumatera
Libur Panjang, Lokasi Pantai di Banten Selatan Ramai Dikunjungi Wisatawan