Bentuk Kepedulian, PLTU Jawa 7 Santuni Anak Yatim dan Kaum Dhuafa

Jajaran manajemen PT SGPJB foto bersama dengan anak yatim dan kaum dhuafa yang menerima santunan. (Foto: TitikNOL)Jajaran manajemen PT SGPJB foto bersama dengan anak yatim dan kaum dhuafa yang menerima santunan. (Foto: TitikNOL)

SERANG, TitikNOL - Sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat sekitar, PT Shenhua Guohua Pembangkitan Jawa Bali (SGPJB), memberikan santunan kepada 200 anak yatim dan kaum dhuafa.

Acara santuan kepada anak yatim dan kaum dhuafa tersebut berlangsung di Masjid As-Salam yang berada di area proyek PLTU Jawa 7 di Desa Terate, Kecamatan Kramatwatu.

Acara santunan ini merupakan bentuk rasa syukur dan kepedulian dari seluruh manajemen PT SGPJB, atas kelancaran dalam pembangunan proyek PLTU Jawa 7 kepada warga masyarakat yang tinggal di sekitar area proyek.

"200 anak yatim dan kaum dhuafa yang kita berikan santunan ini merupakan warga yang tinggal sekitar PLTU Jawa 7. Ini adalah bentuk rasa syukur kami, jadi kami merasa bersyukur bahwa proyek pembangunan ini berjalan baik, pengetesan juga berjalan baik sehingga kami ingin berbagi kepada masyarakat sekitar," kata Direktur General Affair PT SGPJB, Teguh Handoyo, Rabu (4/12/2019).

Kegiatan sosial seperti ini telah rutin dilakukan oleh perusahaan, sejak proyek pembangunan PLTU dikerjakan pada tahun 2016.

Kegiatan sosial ini merupakan bagian dari program Corporate Social Responsibility (CSR) yang diperuntukkan kepada desa-desa yang berdekatan dengan PLTU Jawa 7.

"Bentuk santunan yang kami berikan berupa peralatan sekolah serta bingkisan bahan pokok. Alhamdulillah warga yang datang sangat antusias," ujarnya.

"Insya Allah dalam bulan Desember ini PLTU Jawa 7 sudah beroperasi," sambungnya.

PLTU Jawa 7 merupakan proyek pembangkit listrik berbahan bakar batu bara serta menggunakan teknologi yang ramah lingkungan dan efisien. (Ardi/Tn1).

Komentar