Berselisih dengan Ormas Soal Kepemilikan Motor, Dua Matel Terkapar di RS

Kondisi pengamanan 15 orang Ormas Perpam di Polsek Serang saat dibawa ke Polresta Serang. (Foto: TitikNOL)Kondisi pengamanan 15 orang Ormas Perpam di Polsek Serang saat dibawa ke Polresta Serang. (Foto: TitikNOL)
SERANG, TitikNOL - Keributan antara Mata Elang (Matel) dari PT Bayu Gatra Perkasa dan oknum Organisasi massa (Ormas) Pergerakan Pembela Aspirasi Masyarakat (Perpam) pecah di Kepandean, Kota Serang, Jumat (17/01/2020) malam.

Keributan antara Matel dan Ormas serta masyarakat sekitar Kampung Pekarungan ini mengakibatkan tiga orang terluka. Satu di antaranya berinisial M alias P (30) dari Ormas dan dua orang Matel yakni Y (17) serta T (38) terkapar di Rumah Sakit (RS) untuk mendapatkan perawatan secara intensif.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, insiden itu bermula ketika dua Matel menanyakan kepemilikan kendaraan roda dua dengan merk Pino warna putih biru bernopol A 2571 CV yang dikendarai oleh JM.

Melihat percekcokan antara Matel dan JM, seketika datang Ormas Perpam menanyakan landasan hukum kepada Matel.Tidak lama kemudian, tiba-tiba datang empat mobil mini bus berkapasitas 30 orang ke lokasi.

Perselisihan pun tidak dapat dihindarkan antara Matel dan Ormas. Perselisihan hingga pemukulan pun tidak dapat dihindarkan.

Setelah itu pada pukul 16.30 Wib, pihak Ormas Perpam membawa dua orang Matel ke Polsek Serang supaya diamankan. Namun karena oknum matel memiliki saudara di Kampung Pekarungan dan tidak menerima dengan adanya kejadian tersebut, sehingga berduyun duyun mendatangi Polsek Serang.

Kemudian sekira pukul 18.40 WIB, kedua matel yang merupakan korban pemukulan atau pengeroyokan dievakuasi ke rumah sakit untuk dilakukan pengobatan dan Visum.

Selanjutnya, pukul 19.00 WIB oknum ormas Perpam sebanyak 15 orang diamankan ke Polres Serang Kota mengunakan kendaraan truck Dalmas untuk dimintai keterangan.

Pantauan TitikNOL di Polresta Serang, Kapolres Serang Kota AKBP Edi Cahyono beserta petugas Kepolisian melakukan penjagaan dengan ketat.

Saat TitikNOL menanyakan insiden tersebut kepada Kasat Reskrim Polresta Serang AKP Indra Feradinata, pihaknya belum dapat memberikan keterangan.

"Nanti ya, masih dimintai keterangan," terangnya. (Son/TN1)

Komentar