Bocah SD yang Terseret Banjir Bandang di Cilegon Ditemukan Tewas

Jasad korban hanyut saat dievakuasi petugas. (Foto: TitikNOL)
Jasad korban hanyut saat dievakuasi petugas. (Foto: TitikNOL)

CILEGON, TitikNOL - Muhammad Arifin (11), bocah SD yang hilang terseret arus saat banjir bandang melanda Kota Cilegon, ditemukan tewas. Jasad korban ditemukan tak jauh dari lokasi kejadian.

Informasi yang berhasil dihimpun, korban ditemukan oleh petugas gabungan yang terdiri dari Basarnas Banten, BPBD Kota Cilegon, PMI dan polisi yang melakukan pencarian dengan cara menyisir sungai dimana Muhammad Arifin terseret arus.

Setelah melakukan pencarian sejak pukul 07:30 WIB tadi pagi, petugas gabungan akhirnya berhasil menemukan bocah tersebut sekitar pukul 11:00 WIB dalam kondisi sudah tidak bernyawa. Korban ditemukan di aliran Kali Cibeber atau sekitar 2 km dari lokasi kejadian korban terpeleset.

"Korban kita temukan sekitar jam 11an, nggak jauh sekitar 2 kilometer (dari TKP)," kata Kasubsi Ops Basarnas Banten Hairoe Amir, Kamis (26/4/2018).

Baca juga: Diduga Terbawa Arus Banjir, Seorang Anak di Cilegon Dikabarkan Hilang

Setelah ditemukan dan dievakuasi, korban langsung diserahkan ke pihak keluarga. "Korban langsung diserahkan ke pihak keluarga untuk dimakamkan," jelasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, peristiwa hilangnya bocah kelas 5 itu terjadi pada Rabu (25/4/2018) sekitar pukul 15.00 WIB. Saat itu, air yang membanjiri wilayah Kecamatan Cibeber sedang deras-derasnya.

Saat itu, Arifin bersama temannya Topan terseret arus kali Cibeber, Topan berhasil selamat karena tersangkut di jembatan sedangkan Arifin hilang terseret derasnya arus. (Ardi/TN1) .

Komentar