LEBAK, TitikNOL – Organisasi masyarakat Badan Pembina Potensi Keluarga Besar Banten (BPPKB) DPAC Kecamatan Bayah, akan melaporkan oknum yang diduga telibat dalam program penyaluran Bantuan Sosial Pangan (BSP) ke arapat kepolisian.
Kepada wartawan, Budi Supriadi selaku sekretaris DPAC Bayah, mengaku dalam waktu dekat ini akan melaporkan dugaan Konspirasi pihak TKSK dan Supplier CV. Asal Tani.
"Iya, Kami baru saja menyelesaikan laporan dan minggu depan akan kami sampaikan kepada pihak yang memiliki kewenangan dalam penanganan ini. Karena ini program yang jelas dan program pemerintah pusat," Terang Budi kepada wartawan (27/02/2020).
Lanjut Budi, agen di kecamatan Bayah hampir semuanya tidak berani menyampaikan masalah ini, dengan alasan MoU dengan pihak Supplier.
"Bukti kita cukup, mengenai dugaan konspirasi oknum TKSK dan Supplier perihal keterlambatan pengiriman, kualitas bantuan dan pengiriman tanpa PO, serta penerapan inprosedural Pedum dan prinsip 6T," jelas Budi.
Baca juga: TKSK Kecamatan Bayah Bantah Terima Fee dari Porgram BSP
Masih menurut Budi, bahwa ada juga pihak CV. Astan yang menginginkan ketemu pihak BPPKB DPAC Bayah, namun konteknya tidak jelas.
"Ada yang ingin ketemu kami (BPPKB, red), menyampaikan Via WhatsApp, enggak tahu mau menyampaikan apa mereka (Astan-Red), kami terbuka jika ingin dikonfirmasi kebenarannya, ya kami silahkan untuk datang ke kantor kami di Bayah, karena kami juga sedang proses akhir laporan mengenai temuan Inprosedural BSP tersebut," tutup Budi.
Sementara, Asep selaku Legal CV. Asal Tani, membantah soal dugaan adanya konspirasi TKSK dengan supplier tersebut.
"Dengan tegas saya nyatakan hal tersebut tidak benar. Tujuan kami semata - mata hanya untuk memberdayakan produk lokal yang ada di Lebak selatan khususnya produksi beras," tegas Asep.
"Adapun kaitannya dengan TKSK, saya baru ketemu dengan TKSK saat undangan dari CV Astan tanggal 2 Pebruari dalam rangka sosialisasi dari CV Astan ke Agen - agen. Logikanya dari mana kami melakukan konspirasi," ujar Asep menambahkan.
Dilain pihak, Dodo Sutarya selaku TKSK di Kecamatan Bayah belum berhasil dihubungi untuk dikonfirmasi. (Gun/TN2)