Bupati Lebak Diminta Evaluasi Oknum Kades Terduga Pelaku Kekerasan

Puluhan massa Ormas dan LSM saat menggelar aksi di depan kantor DPMD Lebak. (Foto: TitikNOL)
Puluhan massa Ormas dan LSM saat menggelar aksi di depan kantor DPMD Lebak. (Foto: TitikNOL)

LEBAK, TitikNOL – Puluhan massa Ormas dan LSM yang tergabung dalam Gerakaan Solidaritas LSM Banten, menggelar aksi unjukrasa di depan kantor Bupati dan DPMD Pemkab Lebak di Rangkasbitung, Selasa (12/12/2017).

Dalam orasinya, mereka meminta agar Kades Aweh, Kecamatan Kalanganyar yakni Hatobi, ditindak tegas karena diduga melakukan tindakan kekerasan dengan melakukan penganiayaan terhadap sejumlah warga pada saat berlangsungnya acara HUT Kabupaten Lebak ke-189 pada tanggal 2 Desember lalu.

"Hatobi selain telah melakukan tindakan kekerasan terhadap sejumlah warga, Hatobi juga kami nilai sudah menodai kegiatan yang sakral yakni peringatan HUT Kabupaten Lebak ke 189," ujar Novi salah seorang pendemo dalam orasinya

Baca juga: Ini Kronologis Oknum Kades Ngamuk di Acara HUT ke-189 Pemkab Lebak

Kata Novi, Hatobi sudah tidak pantas lagi menjadi seorang pemimpin di desanya, karena tidak mencerminkan sebagai seorang pemimpin.

"Hatobi sudah berprilaku krimninal terlebih disaat hari jadi Kabupaten Lebak ke-189, dengan melakukan tindakan kekerasan kepada warga dan anggota serta pengurus LSM di Lebak," teriak Novi.

Pendemo pun meminta agar Bupati Lebak Iti Octavia Jayabaya, mengevaluasi kinerja Kadis DMPD Lebak Rusito, karena dinilai gagal memberikan pembinaan terhadap Kepala Desa Aweh, Hatobi.

"Kami minta penyidik Polsek Rangkasbitung segera melakukan langkah konkret, segera tangkap Hatobi dan proses sesuai hukum yang belaku jangan ada tebang pilih," kata pendemo lainnya.

Seperti diketahui, Hatobi Kades Aweh, Kecamatan Kalanganyar, Kabupaten Lebak dilaporkan ke Polsek Rangkasbitung, karena dituding melakukan penganiayaan pada saat acara HUT Kabupaten Lebak ke 189 pada 2 Desember 2017 lalu. (Gun/red)

Komentar