Bupati Lebak Jadikan RSI H.Madali Sebagai Isolasi Khusus Pasien OTG

Peresmian Rumah Isolasi khusus Orang Tanpa Gejala (OTG) yang terkonfirmasi Covid-19, di Rumah Sakit Islam (RSI) H.Madali Rangkasbitung oleh Bupati Lebak Iti Octavia Jayabaya. (Foto: TitikNOL)
Peresmian Rumah Isolasi khusus Orang Tanpa Gejala (OTG) yang terkonfirmasi Covid-19, di Rumah Sakit Islam (RSI) H.Madali Rangkasbitung oleh Bupati Lebak Iti Octavia Jayabaya. (Foto: TitikNOL)

LEBAK, TitikNOL – Bupati Lebak Iti Octavia Jayabaya, melaunching Rumah Isolasi khusus Orang Tanpa Gejala (OTG) yang terkonfirmasi Covid-19, di Rumah Sakit Islam (RSI) H.Madali Rangkasbitung, Rabu (4/10/2020).

Hadir dalam acara itu Dandim 0603/Lebak Letkol Inf Nur wahyudi, Kajari Lebak Nur Handayani, Perwakilan Kapolres Lebak AKP Sadimun, Kepala Dinas Kesehatan Triatno Supiono dan tamu lainnya.

Iti Octavia Jayabaya mengatakan, dengan dioperasikannya rumah sakit isolasi ini, diharapkan bisa memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di Kabupaten Lebak. Terlebih, keriteria yang masuk tempat isolasi itu khusus pasien OTG yang terkonfirmasi positif covid -19.

Untuk tahap pertama sambung Iti, pihaknya menyiapkan 30 tempat tidur di RSI H. Madali. Selain itu, ada 15 tempat tidur yang disiapkan di RSUD Adjidarmo yang diperuntukan bagi kasus terkonfirmasi sedang. Sementara untuk kasus terkonfirmasi berat dialihkan ke RSUD Banten.

"Kita juga menyiapkan Lab PCR mandiri. Namun terkendala lamanya hasil tesnya karena harus dikirim ke Lab Provinsi dan Jakarta dan baru diketahui hasilnya minimal dua minggu sampai satu bulan. Saat ini saja ada sekitar 1.400 yang hasilnya belum keluar," ujar Iti.

Iti pun berharap, dengan adanya rumah sakit isolasi khusus pasien OTG, bisa bermanfaat dan bisa memutus mata rantai penyebaran covid -19 di Kabupaten Lebak. (Zal/TN1)

Komentar