Sabtu, 5 April 2025

Buruh Bawa Pasukan 10 Ribu, Ini Intruksi Kapolda Banten untuk Pengamanan Demo Besok

Kapolda Banten Irjen Rudy Heriyono. (Foto: TitikNOL)
Kapolda Banten Irjen Rudy Heriyono. (Foto: TitikNOL)

SERANG, TitikNOL - Kapolda Banten Irjen Rudy Heriyanto mengintruksikan anak buahnya untuk mentaati standar operasional prosedur (SOP) dalam mengamankan aksi demontrasi buruh besok.

Mengingat, rencana aksi demo dari aliansi buruh dan kelompok mahasiswa, sesuai surat pemberitahuan yang masuk ke Polda Banten, akan diikuti lebih dari 10.000 orang.

"Selain di KP3B, agar pengamanan dipersiapkan di rumah dinas Gubernur Banten, antisipasi massa aksi ke rumah dinas Gubernur, sehingga penting untuk mengikuti dinamika informasi di lapangan," katanya, Selasa (4/1/2022).

Selain itu, Kapolda Banten menyarankan solusi lain kepada massa buruh, untuk menggunakan pilihan lain dalam memperjuangkan kenaikan upah buruh, melalui gugatan PTUN di pengadilan.

"Sehingga dapat diikuti perkembangannya hingga putusan," ucapnya.

Sementara itu, Wakapolda Banten Brigjen Pol Ery Nursatari, meminta agar Kapolres Serang Kota memberikan arahan yang jelas dalam rentang kendali pengamanan.

"Sehingga masing-masing paham dimana posisi pengamanan, bagaimana cara bertindak dan siapa yang bertanggungjawab pada tiap posisi, dan tidak ada keraguan personel dalam pengamanan tersebut," ungkapnya.

Selain itu, Wakapolda Banten juga meminta pelibatan Satpol PP dalam membantu pengamanan aksi unjuk rasa juga harus jelas dimana posisinya, siapa yang bertugas dan apa yang dia lakukan dalam titik pengamanan tersebut, harus diberi arahan yang jelas oleh Kapolres Serang Kota.

Pengecekan di pintu-pintu kecil yang dapat dilintasi oleh massa buruh, untuk memudahkan pengelolaan pengamanan dalam aksi di area KP3B.

"Mobil public address harus ditempatkan dengan tepat sehingga dapat digunakan untuk sosialisasi agar aksi taati prokes, tertib dan sekaligus dapat digunakan untuk memberikan perintah secara terpusat dari Kapolres Serang Kota dalam resolusi masalah yang terjadi di lapangan," jelasnya. (TN3)

Komentar