SERANG, TitikNOL – Guna menghindari penyebaran virus Corona, Universitas Islam Negeri (UIN) Sultan Maulana Hasanuddin (SMH) Banten merencanakan akan menggelar pelaksanaan wisuda secara virtual atau online.
Wakil Rektor UIN SMH Banten Ilzamudin Ma'mur mengatakan, ada 500 mahasiswa yang akan diwisuda secara online. Keputusan itu diambil sesuai rapat dan dilegitimasi oleh Surat Edaran (SE) Rektor. Mengingat, sebagian Kota dan Kabupaten di Banten sudah ada yang dikategorikan dalam zona merah bahaya Covid 19.
"Kapasitas kami 500. Menyimak situasi sekarang dan berdasarkan rapat. Biasanya di akhir semester di akhir maupun genap selalu adakan wisuda," katanya saat ditemui di ruangan kerjanya, Selasa (16/06/2020).
Ia menjelaskan, biasanya UIN Banten selalu menggelar wisuda pada akhir semester ganjil maupun genap. Namun, pelaksanaan wisuda kali ini akan digelar pada bulan Agustus. Terlebih, kondisi belajar mengajar saat ini tidak melalui tatap muka dan berbasis online.
"Bahwa belajar jarak jauh itu pusat, kami mengeluarkan edaran. Ini SK Rektor tentang wisuda online. Harusnya ada bulan Juni. Tetapi situasi tidak memungkinkan, bisa kami laksanakan bulan Agustus karena situasi Banten saat ini tidak tatap muka atau di kampus, maka akan kami laksanakan secara online," jelasnya.
Menurutnya, syarat utama bagi mahasiswa yang mengikuti pelaksanan wisuda online harus memastikan daerahnya aman dari signal. Kemudian, wisudawan wajib menggunakan tiga beserta pakaian wisuda yang telah disiapkan akademik.
Pada pelaksanaannya nanti, Rektor akan membimbing memindahkan kuncir atau diwakilkan oleh orangtua mahasiswa sebagai simbol kelulusan.
"Kostum seperti biasa. Nanti toga kami kirim atau diambil, mungkin kalau dekat diambil tapi pakai protokol kesehatan. Karena di Banten separuh sudah zona merah. Rektor mengalihkan kuncir diikuti oleh mahasiswa atau ayahnya yang dekat memindahkan kuncir. Nanti ada gladi kotor, sepakatnya jam berapa pelaksanaannya," tuturnya. (Son/TN1)