Demo Nelayan di Depan Kantor Bupati Lebak Ricuh

Aksi saling dorong antara pendemo dan petugas di depan kantor bupati Lebak. (Foto: TitikNOL)Aksi saling dorong antara pendemo dan petugas di depan kantor bupati Lebak. (Foto: TitikNOL)

LEBAK, TitikNOL - Aksi demo ratusan Pemuda dan Nelayan Binungeun yang tergabung di Forum Komunikasi Masyarakat Mandiri dan Nelayan (FKMMN) di depan kantor bupati Lebak, berakhir ricuh.

Kericuhan bermula, saat salah seorang pendemo membacakan surat pernyataan tuntutan soal pemecatan oknum dinas di DKP Lebak yang harus ditanda tangani oleh bupati Lebak, Iti Octavia Jayabaya.

Saat tengah dibacakan surat tuntutan itu, para pendemo mencoba merangsek dan mendobrak pintu gerbang kantor bupati Lebak yang dihadang oleh sejumlah petugas Pol-PP dan polisi dari Polres Lebak.

Baca juga: Usut Tuntas Pungli, Ratusan Nelayan Demo Kantor Bupati Lebak

Aksi saling dorong pun tidak terhindarkan antara pendemo dan petugas yang berjaga. Bahkan, nyaris terlibat adu jotos. Beruntung korlap aksi Angga Permana mengambil alih komando dan kericuhan bisa diredam.

"Kami minta Polisi dan Pol -PP mundur, jangan memancing emosi kami," teriak Angga di atas mobil komandonya, Selasa (11/7/2017).

Hingga berita ini diturunkan, massa aksi dari FKMMN masih terkonsentrasi di sekitar kantor bupati dan sekitaran air mancur Alun-alun. Para pendemo mengaku akan bertahan dan melakukan aksinya hingga bupati Lebak, Iti Octavia Jayabaya mau menemui para pendemo. (Gun/red)

Komentar