Dianggap Belum Berprestasi, LSM di Banten Demo Gubernur dan Wakil Gubernur

Aksi unjukrasa di depan kantor DPRD Provinsi Banten, Curug, Kota Serang, Rabu (3/10/2018).Aksi unjukrasa di depan kantor DPRD Provinsi Banten, Curug, Kota Serang, Rabu (3/10/2018).

SERANG, TitikNOL - Puluhan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Barudak Aktivis Banten (ABAB), menggelar aksi unjukrasa di depan kantor DPRD Provinsi Banten, Curug, Kota Serang, Rabu (3/10/2018).

Dalam aksinya, pendemo menganggap jika Gubernur dan Wakil Gubernur Banten dalam waktu 1 tahun 4 bulan memimpin belum menunjukan prestasi.

Febi Maulana, kordinator lapangan merinci, beberapa janji kampanye WH-Andika yang hingga saat ini belum diwujudkan yakni soal pengobatan gratis pakai KTP.

"Pengobatan gratis pake KTP yang dinanti masyarakat Banten hanya janji palsu," kata Febi.

Selain itu kata Febi, pendidikan gratis yang sudah berjalan di Provinsi Banten hanya untuk sebagian masyarakat Banten saja, karena sekitar 40 persen siswa miskin tidak bisa bersekolah di SMA/SMK Negeri.

"Gratis bagi yang mampu bayar, tapi bayar bagi siswa miskin," ujarnya.

Selain itu, masa aksi menggangap banyak persoalan yang belum terselesaikan oleh Gubernur dan Wakli Gubernur Banten.

Di tempat sama, pendemo lainnya Erwin Teguh mendesak, agar DPRD Banten melakukan hak interpelasi kepada visi dan misi Gubernur Banten.

"Kami mendesak DPRD Banten melakukan hak interpelasi. Terbukti, selama kepemimpinan WH - Andika, banyak janji kampanye yang belum direalisasikan," tukasnya.

Pantauan TitikNOL, aksi unjukrasa berjalan dengan lancar dan dijaga ketat oleh aparat kepolisian.

Tidak berselang lama, Ketua DPRD Banten Asep Rahmatullah menemui para pendemo. Beberapa perwakilan pendemo pun kemudian melakukan audensi dengan Ketua DPRD Banten. (Tolib/TN1)

Komentar