Dianggap Gagal Berantas Korupsi, HMI Minta KPK 'Diusir' dari Banten

Tulisan Kritikan Yang Terpasang Di JPO Rusak Dekat Carrefour Ciceri Kota Serang. (Foto: TitikNOL)Tulisan Kritikan Yang Terpasang Di JPO Rusak Dekat Carrefour Ciceri Kota Serang. (Foto: TitikNOL)

SERANG, TitikNOL - Keberadaan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Banten dikritik sejumlah aktivis dari Himpunan Mahasiswa Islam (HMI). Kritikan diberikan, karena masih banyaknya dugaan kasus korupsi di lingkungan Pemprov Banten.

Kritikan dari HMI sendiri dilakukan dalam bentuk spanduk yang terpasang di atas jembatan penyeberangan orang (JPO) di Kota Serang.

"KPK mandul !!!, Gagal lawan korupsi di Banten, usir KPK dari Banten," tertulis dalam spanduk bekas yang terpasang di JPO dekat Carrefour Ciceri, Kota Serang, Minggu (12/5)2019).

Di konfirmasi terpisah, koordinator aksi yang selalu mengkritik Pemprov atas dugaan kasus korupsi Aliga Abdilah mengatakan, kritikan tersebut atas kekecewaan pihaknya kepada KPK yang seakan merawat korupsi di Banten.

"Jelas kami kecewa dengan adanya KPK di Banten, karena sampai saat ini banyaknya dugaan kasus korupsi di lingkungan Pemprov KPK seakan diam," ujar Aliga.

Sementara, Kabid PTKP Badko HMI Jabodetabek-Banten mengatakan, KPK yang menjadi lembaga pemberantas korupsi seharusnya bisa mengungkap kejahatan korupsi yang dilakukan para penjabat di Banten.

"KPK itu lembaga yang seharusnya memberantas korupsi, jangan malah seakan memelihara, tolonglah ungkap semua kasus korupsi di Banten, kami sudah bosan dengan kasus korupsi yang menyengsarakan masyarakat," imbuhnya.

Dirinya juga berharap, agar KPK mampu memberantas semua kejahatan korupsi di lingkungan Pemprov Banten.

"Kami berharap agar KPK bisa terus memberantas kasus korupsi di Banten," harapnya. (Lib/TN1)

Komentar