Dibeli Rp727 Juta, SBNP Milik Dishub Cilegon Dibiarkan Terbengkalai

Sarana Bantu Navigasi Pelayaran milik Dishub Cilegon yang dibiarkan tergeletak di areal daratan pesisir laut dekat PT Sriwi. (Foto: TitikNOL)
Sarana Bantu Navigasi Pelayaran milik Dishub Cilegon yang dibiarkan tergeletak di areal daratan pesisir laut dekat PT Sriwi. (Foto: TitikNOL)

CILEGON, TitikNOL - Sarana Bantu Navigasi Pelayaran (SBNP) berupa pelampung suar milik Dinas Perhubungan Kota Cilegon, diduga rusak dan dibiarkan tergeletak di pesisir laut dekat PT. Setya Raya Indah Wood Based Ind/Sriwi, tepatnya di Jalan Raya Anyer, Kecamatan Ciwandan, Kota Cilegon.

Pantauan wartawan pada Kamis (7/10/2021), SBNP yang dibeli menggunakan anggaran APBD tahun 2018 kurang lebih Rp727.955.000 juta itu, kini kondisinya sangat memperihatinkan dan terkesan dibiarkan terbengkalai seperti barang tidak berharga.

Alat yang seharusnya terpasang di tengah laut tersebut, kini tergeletak di areal daratan pesisir laut dekat PT. Sriwi, atau bukan pada tempat semestinya. Bahkan saat ini kondisinya sudah keropos dan berkarat.

"Iya Pak, udah lama itu dibiarkan begitu saja di lokasi itu," ujar warga yang ditemui di sekitar lokasi.

Sementara, ketika dikonfirmasi terkait hal itu, Plt Kepala Dinas Perhubungan Kota Cilegon Andi Affandi tidak merespon dan tidak menjawab pesan singkat.

Perlu diketahui, SBNP merupakan alat yang berfungsi untuk menentukan posisi dan/atau haluan kapal, memberitahukan adanya bahaya/rintangan pelayaran, menunjukkan batas-batas alur pelayaran yang aman, menandai garis pemisah lalu lintas kapal, menunjukan kawasan dan/atau kegiatan khusus di perairan. (Ardi/TN2).

Komentar